EmitenTrust.com – PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) emiten milik Tommy Soeharto memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp3 miliar dari laba bersih tahun buku 2025 kepada para pemegang saham. Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 29 Juli 2026.
Dalam risalah RUPST yang disampaikan manajemen HUMI pada Jumat (31/7/2026), disebutkan bahwa selain membagikan dividen, RUPS juga menyetujui penyisihan dana cadangan sebesar US$10.000 sesuai ketentuan Undang-Undang Perseroan Terbatas.
Sementara itu, sisa laba bersih setelah pembagian dividen dan penyisihan dana cadangan akan dibukukan sebagai saldo laba ditahan sebesar US$75,30 juta untuk mendukung pengembangan usaha Perseroan ke depan.
RUPST yang dihadiri pemegang saham yang mewakili 80,12% dari seluruh saham dengan hak suara tersebut juga menyetujui Laporan Tahunan dan mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian tahun buku 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwanto, Susanti dan Surja (Ernst & Young).
Dalam laporan audit tersebut, auditor memberikan opini bahwa laporan keuangan konsolidasian Perseroan telah disajikan secara wajar dalam semua hal yang material sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Selain itu, pemegang saham memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris, dengan berkonsultasi kepada pemegang saham utama dan berdasarkan rekomendasi Komite Audit, untuk menunjuk Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan Perseroan tahun buku 2026. Dewan Komisaris juga diberi wewenang menetapkan besaran honorarium auditor.
RUPS turut memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan remunerasi Direksi tahun buku 2026, serta menetapkan gaji dan tunjangan Dewan Komisaris dengan mempertimbangkan rekomendasi Komite Nominasi dan Remunerasi.
Dalam agenda lainnya, pemegang saham menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan, termasuk perubahan pada Pasal 12 ayat (10) huruf a, serta memberikan kuasa kepada Direksi untuk menindaklanjuti perubahan tersebut hingga memperoleh persetujuan dari instansi yang berwenang.
Dividen tersebut akan dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 10 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB.
Adapun jadwal perdagangan saham dengan hak dividen (cum dividend) di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 6 Agustus 2026, sedangkan ex dividend di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 7 Agustus 2026.
Sementara itu, cum dividend di pasar tunai berlangsung pada 10 Agustus 2026, diikuti ex dividend pada 11 Agustus 2026.
Perseroan menjadwalkan pembayaran dividen tunai pada 28 Agustus 2026.
HUMI mengalokasikan total dividen sebesar Rp3 miliar dari laba tahun buku 2025. Besaran dividen per saham akan disesuaikan dengan jumlah saham yang berhak menerima dividen sesuai Daftar Pemegang Saham pada tanggal pencatatan.
Pada perdagangan hari ini Jumat (31/7) saham HUMI naik 1,23 persen ke level Rp164.


