back to top

AHAP Dikuasai Grup Salim 62,58%, Anthoni Sebagai Pemilik Akhir

Emitentrust.com- Struktur kepemilikan saham PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) masih berada di bawah kendali kelompok usaha milik konglomerat Indonesia.

Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) per Februari 2026, pemegang saham terbesar AHAP adalah PT Asuransi Central Asia dengan kepemilikan 3,06 miliar saham atau setara 62,58% dari total saham perseroan.

Perusahaan asuransi tersebut merupakan bagian dari kelompok usaha yang terafiliasi dengan konglomerat Anthoni Salim, yang tercatat sebagai pemegang saham pengendali.

Secara keseluruhan, jumlah saham AHAP yang tercatat di Bursa Efek Indonesia mencapai 4,9 miliar saham.

Selain pemegang saham pengendali, investor individu Sendra Gunawan juga tercatat sebagai pemegang saham besar dengan kepemilikan 566,78 juta saham atau sekitar 11,57%.

Sementara itu, jajaran direksi dan komisaris AHAP tidak tercatat memiliki saham secara langsung di perusahaan.

Dalam laporan tersebut, saham publik atau free float AHAP tercatat mencapai 1,25 miliar saham atau sekitar 25,54% dari total saham yang beredar.

Kepemilikan publik terdiri dari: Publik non-warkat: 1,26 miliar saham (25,77%), Publik warkat: 4,34 juta saham (0,089%)

Jumlah pemegang saham AHAP juga mengalami peningkatan. Hingga akhir Februari 2026 tercatat 18.956 investor, naik dari 16.793 investor pada bulan sebelumnya.

Artikel Terkait

MYOR Bagikan Dividen Rp60 per Saham, Catat Jadwal Cum Date!

PT Mayora Indah Tbk (MYOR) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 senilai Rp1,32 triliun atau Rp60 per saham.

Adhi Commuter (ADCP) Umumkan Gagal Bayar Bunga Obligasi Jatuh Tempo

Emiten properti dan perhotelan, PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP), mengumumkan penundaan pembayaran bunga Obligasi III Tahun 2023 Seri A dan Seri B yang jatuh tempo pada Juni 2026.

NASI Tak Punya Laba, RUPST Putuskan Puasa Dividen

NASI, Wahana Inti Makmur Tbk (NASI), dividen, agen Beras, tahun buku 2025, RUPST, pada 5 Juni 2026

Populer 7 Hari

Berita Terbaru