back to top

Anak Usaha Tarik Kredit Rp245M, Aset DKFT Dijaminkan

Emitentrust.com– Anak usaha PT Central Omega Resources Tbk. (DKFT) memperoleh fasilitas kredit jumbo dari PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk. (MCOR) pada akhir 2025.

Sekretaris Perusahaan DKFT, Yohanes Supriady, dalam keterbukaan informasi Senin (5/1), mengungkapkan bahwa entitas anak DKFT yakni PT Mega Buana Resources (MBR) telah menandatangani perjanjian fasilitas kredit dengan MCOR pada 30 Desember 2025 dengan nilai mencapai Rp245 miliar.

Menariknya, dalam transaksi ini DKFT bertindak sebagai pemberi jaminan, dengan menjaminkan aset Perseroan berupa deposito kepada MCOR guna mendukung fasilitas kredit yang diterima anak usahanya tersebut.

Manajemen menjelaskan bahwa dana pinjaman tersebut akan digunakan untuk keperluan umum perusahaan (general corporate purpose). Fasilitas kredit ini memiliki jangka waktu 3 bulan, dengan tingkat bunga sebesar spread 0,5% per tahun di atas suku bunga deposito yang dijaminkan.

Lebih lanjut, Yohanes menegaskan bahwa transaksi pemberian jaminan ini dikategorikan sebagai Transaksi Material sesuai dengan ketentuan POJK Nomor 17/POJK.04/2020. Hal tersebut lantaran nilai transaksi melebihi 20% dari ekuitas Perseroan, sebagaimana tercantum dalam Laporan Keuangan Audit Konsolidasian DKFT per 31 Desember 2024.

Artikel Terkait

Grup Bakrie (BUMI) Punya Tiga Proyek Strategis, Saham Berpotensi Terdongkrak

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dinilai semakin dekat mewujudkan transformasi menjadi perusahaan sumber daya alam multi-platform seiring kemajuan sejumlah proyek non-batubara yang mulai memasuki fase produksi dan pengembangan strategis.

HGII Beri Dividen 16 persen Laba 2025, Cek Besaran per Sahamnya

PT Hero Global Investment Tbk (HGII) resmi mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 11 Juni 2026 dengan tingkat kehadiran mencapai 81,77% dari seluruh saham dengan hak suara sah.

34 Saham Masuk Cum Dividen 15–19 Juni 2026, Yield Mini hingga Nyaris 11%

Sebanyak 34 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) memasuki periode cum dividen pada 15–19 Juni 2026, menghadirkan peluang bagi investor untuk mengamankan pendapatan pasif dari pembagian dividen tunai.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru