back to top

ASLI Resmi Ganti Pengendali, Tender Offer Menyusul

Emitentrust.com– PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) mengumumkan bahwa telah terjadi perubahan pengendalian secara langsung terhadap Perseroan.

Didik Hariyanto Direktur ASLI menjelaskan, pada 19 Januari 2026 telah dilaksanakan transaksi saham melalui pasar negosiasi, di mana PT Wahana Konstruksi Mandiri (WKM) membeli sebanyak 3,92 miliar saham ASLI dari pemegang saham sebelumnya, Sudjatmiko.

” Jumlah tersebut setara dengan 62,72% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan,” tulis Didik Selasa (20/1).

Sebelumnya, WKM direncanakan akan mengakuisisi hingga 4,345 miliar saham ASLI atau sekitar 69,52% kepemilikan saham, sebagaimana telah disampaikan dalam keterbukaan informasi pada 28 November 2025.

Dengan realisasi transaksi pada Januari 2026 ini, PT Wahana Konstruksi Mandiri resmi menjadi pengendali langsung ASLI, menggantikan Sudjatmiko.

Manajemen ASLI menegaskan bahwa dampak utama dari transaksi tersebut adalah perubahan pengendali Perseroan, sementara kegiatan operasional tetap berjalan normal.

Perseroan juga menyampaikan bahwa PT Wahana Konstruksi Mandiri akan memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku sesuai POJK Nomor 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka, termasuk kewajiban untuk melaksanakan Tender Wajib (Mandatory Tender Offer) kepada pemegang saham publik atau minoritas.

Pada perdagangan hari ini Selasa (20/1) saham ASLI naik 2,22 persen ke level Rp690 per lembar. Dalam sebulan terkahir naik 23 persen dari harga Rp560 pada 22 Desember 2025. Dalam enam bulan terakhir terbang 1.270 persen dari harga Rp50 pada 21 Juli 2025.

Artikel Terkait

TRIN Raup Rp1,57M, Lepas 2,6 Juta Saham Treasuri di Pasar

PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) melaporkan pelaksanaan pengalihan kembali saham hasil pembelian kembali (buyback) yang dilakukan pada 25 Mei 2026.

MTLA Jadwalkan Pembayaran Dividen Rp74,25M

Berdasarkan keterbukaan informasi Perseroan, total dividen yang dibagikan mencapai Rp74.254.725.401 atau setara Rp9,7 per saham.

NAYZ Ungkap Ganti Bisnis ke Telekomunikasi dan Teknologi

PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ) mengonfirmasi bahwa bisnis makanan bayi yang selama ini menjadi kegiatan usaha utama Perseroan akan dihentikan setelah proses pengambilalihan dan inbreng perusahaan milik Sako Consultancy Pte Ltd (Sako) selesai dilaksanakan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru