BBRM Tambah 1 Kapal AHTS, Nilainya Rp214,8M

BBRM Tambah 1 Kapal  AHTS,  Nilainya Rp214,8M
PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) merampungkan serah terima satu unit kapal Anchor Handling Tug Supply (AHTS) 80T BP berkapasitas 6.000 BHP bernama MP Maverick.
Bacakan Artikel

EmitenTrust.com - PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) merampungkan serah terima satu unit kapal Anchor Handling Tug Supply (AHTS) 80T BP berkapasitas 6.000 BHP bernama MP Maverick.

Kapal tersebut dibeli BBRM dari Great Union China Limited dengan nilai transaksi mencapai US$12,1 juta, atau sekitar Rp214,8 miliar berdasarkan kurs yang digunakan dalam penilaian.

Sekretaris Perusahaan BBRM Susanti Novita menyampaikan transaksi tersebut dalam keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (30/9/2026).

Berdasarkan laporan penilai independen dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Rengganis, Hamid & Rekan per 28 September 2026, nilai pasar kapal tersebut mencapai Rp230,911 miliar.

Nilai pasar tersebut setara dengan US$13,006 juta berdasarkan kurs yang digunakan per 18 September 2026. Dengan demikian, nilai pasar berdasarkan penilaian independen berada di atas nilai transaksi pembelian kapal.

Dari sisi materialitas, nilai transaksi pembelian kapal setara dengan sekitar 31,8% dari total ekuitas BBRM, yang tercatat sebesar US$38 juta per 31 Desember 2024.

Karena Great Union China Limited bukan merupakan pihak terafiliasi dengan BBRM dan nilai transaksi tidak melewati batas yang ditentukan dalam ketentuan pasar modal, transaksi tersebut tidak memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Manajemen BBRM menjelaskan, penambahan kapal MP Maverick ditujukan untuk memperkuat jumlah armada yang digunakan dalam mendukung kegiatan lepas pantai atau offshore.

Penambahan armada tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kapasitas Perseroan dalam menyediakan jasa kapal pendukung offshore sekaligus mendorong peningkatan pendapatan dari kegiatan penyewaan kapal.

Dari sisi keuangan, transaksi tersebut akan menambah aset BBRM sebesar US$12,1 juta.

Pembelian kapal MP Maverick turut didukung fasilitas kredit investasi dari PT Bank IBK Indonesia Tbk senilai Rp120 miliar atau setara sekitar US$7,26 juta.

Manajemen meyakini penambahan armada tersebut dapat memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan dan kinerja keuangan BBRM ke depan.

Selain itu, Perseroan menyatakan transaksi pembelian kapal tersebut tidak menimbulkan dampak negatif terhadap aspek hukum maupun kelangsungan usaha BBRM.