back to top

BEI Setop Perdagangan HSBC Sekuritas (GW)

Emitentrust.com- Emitentrust.com- Aktivitas perdagangan PT HSBC Sekuritas Indonesia (GW) resmi dihentikan sementara di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penghentian ini berlaku mulai Sesi I perdagangan tanggal 15 Januari 2026 dan akan berlangsung hingga adanya pemberitahuan lebih lanjut.

Dalam pengumuman resmi Bursa, keputusan tersebut dilakukan berdasarkan permintaan langsung dari PT HSBC Sekuritas Indonesia, sesuai dengan ketentuan Peraturan Bursa Nomor III-G tentang Suspensi dan Pencabutan Persetujuan Keanggotaan Bursa.

“Terhitung sejak Sesi I Perdagangan Efek tanggal 15 Januari 2026, PT HSBC Sekuritas Indonesia tidak diperkenankan melakukan aktivitas perdagangan di Bursa sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut,” tulis pengumuman yang ditandatangani dua Direktur BEI Irvan Susandy dan Kristian S. Manullang.

Meski tidak dijelaskan secara rinci alasan di balik permintaan penghentian aktivitas tersebut, langkah ini otomatis membuat HSBC Sekuritas tak bisa melakukan transaksi jual beli efek di pasar reguler, negosiasi, maupun tunai selama masa penghentian berlangsung.

Pengumuman ini ditembuskan kepada jajaran pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mulai dari Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal hingga berbagai direktorat pengawasan transaksi efek dan perusahaan efek. Selain itu, tembusan juga disampaikan kepada KPEI, KSEI, serta Direksi dan Dewan Komisaris BEI pada Kamis (15/1).

Artikel Terkait

Grup Bakrie (BUMI) Punya Tiga Proyek Strategis, Saham Berpotensi Terdongkrak

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dinilai semakin dekat mewujudkan transformasi menjadi perusahaan sumber daya alam multi-platform seiring kemajuan sejumlah proyek non-batubara yang mulai memasuki fase produksi dan pengembangan strategis.

HGII Beri Dividen 16 persen Laba 2025, Cek Besaran per Sahamnya

PT Hero Global Investment Tbk (HGII) resmi mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 11 Juni 2026 dengan tingkat kehadiran mencapai 81,77% dari seluruh saham dengan hak suara sah.

34 Saham Masuk Cum Dividen 15–19 Juni 2026, Yield Mini hingga Nyaris 11%

Sebanyak 34 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) memasuki periode cum dividen pada 15–19 Juni 2026, menghadirkan peluang bagi investor untuk mengamankan pendapatan pasif dari pembagian dividen tunai.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru