back to top

BFI Finance Siap Tebus Obligasi Jatuh Tempo Rp256 Miliar

EmTrust – PT BFI Finance Tbk (BFIN) menyatakan kesiapannya untuk melunasi Obligasi Berkelanjutan V Tahap III Tahun 2023 Seri C yang akan jatuh tempo pada 27 Januari 2026. Pelunasan tersebut mencakup pembayaran pokok obligasi beserta kupon bunga sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam keterangan tertulis yang disampaikan manajemen pada Selasa, perseroan menjelaskan bahwa sumber dana pelunasan obligasi berasal dari dana internal. Dana tersebut saat ini ditempatkan dalam bentuk giro dan deposito di sejumlah bank.

Manajemen BFIN menegaskan bahwa kondisi likuiditas perseroan berada pada level yang memadai untuk memenuhi seluruh kewajiban keuangan. Hal ini mencerminkan pengelolaan kas dan perencanaan keuangan yang prudent dalam menjaga keberlanjutan usaha.

Nilai pokok obligasi yang akan dilunasi mencapai Rp256 miliar. Perseroan menyatakan optimistis dapat melakukan pelunasan secara tepat waktu, baik untuk pembayaran kupon bunga maupun pokok obligasi saat jatuh tempo.

Manajemen menambahkan, kesiapan pelunasan obligasi ini merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam menjaga kepercayaan investor dan pemegang obligasi, serta mencerminkan fundamental keuangan yang solid di tengah dinamika pasar pembiayaan.

Artikel Terkait

CDIA Suntik USD90 Juta ke Perusahaan Pelayaran Milik Prajogo Pangestu

PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) melalui anak usahanya, PT Chandra Shipping International (CSI), akan menggelontorkan investasi senilai USD90 juta untuk mengambil 40% kepemilikan saham PT Armada Maritim Persada

TPIA Beri Opsi Konversi Saham pada Pinjaman ke Afiliasi

PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) mengumumkan transaksi afiliasi yang dilakukan oleh anak usahanya, PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA), berupa peningkatan fasilitas pinjaman kepada dua perusahaan afiliasi di Singapura dengan total plafon mencapai USD152,25 juta.

NCKL Bagikan Dividen Rp2,69T, Cum Dividen 8 Juli

PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) resmi menetapkan jadwal pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp42,64 per saham atau senilai total Rp2,685 triliun. Keputusan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)

Populer 7 Hari

Berita Terbaru