back to top

CASH Minta Restu Right Issue dan Ubah Status PMDN

Emitentrust.com – Perusahaan teknologi finansial PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) atau Perseroan berencana melakukan aksi korporasi besar guna memperkuat struktur permodalan dan mengubah status investasi perusahaan.

Rencana tersebut akan diajukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 12 Maret 2026.

Dalam keterangan resminya Rabu (18/2) manajemen CASH menyebut, agenda RUPSLB tersebut adalah permohonan persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan Penawaran Umum Terbatas I (PUT I) melalui skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue. Perseroan menargetkan penerbitan saham baru sebanyak-banyaknya 996.676.699 lembar saham.

Langkah ini diambil sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 14/POJK.04/2019 tentang penambahan modal perusahaan terbuka. Dana yang dihimpun nantinya diharapkan dapat memperkokoh posisi keuangan Perseroan dalam menghadapi dinamika pasar.

Selain penambahan modal, manajemen Cashlez juga akan meminta restu pemegang saham untuk mengubah status jenis Perseroan. Perusahaan berencana beralih dari yang sebelumnya merupakan Perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) menjadi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

Perubahan status ini dipicu oleh adanya pergeseran dalam struktur permodalan utama Perseroan melalui mekanisme pembelian saham. Penyesuaian ini nantinya akan didaftarkan melalui Sistem Administrasi Badan Hukum Umum Kementerian Hukum RI serta sistem Online Single Submission (OSS) Kementerian Investasi/BKPM.

Bersamaan dengan RUPSLB, Perseroan juga akan menyelenggarakan RUPS Tahunan (RUPST). Agenda rutin yang akan dibahas meliputi persetujuan laporan tahunan tahun buku 2025, penetapan remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi, serta penunjukan Akuntan Publik untuk tahun buku 2026.

Artikel Terkait

Market Cap BEI Melonjak 7,18%, Tembus Rp13.189T Dalam Sepekan

Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam sepekan perdagangan periode 13—17 April 2026 mencatat Kapitalisasi pasar melonjak 7,18% menjadi Rp13.189 triliun dari sebelumnya Rp12.305 triliun.

BEI Layangkan Surat ke Emiten Grup Bakrie (DEWA)

Bursa Efek Indinesia (BEI) melayangkan surat ke Darma Henwa Tbk (DEWA) terkait kabar rencana penawaran umum perdana saham (IPO) anak usahanya PT Gayo Mineral Resources (GMR),

IHSG Bangkit di Akhir Pekan, Reli Sepekan Tembus 2% Lebih

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit pada penutupan perdagangan akhir pekan Jumat (17/4/2026), setelah sempat tertekan dalam dua hari sebelumnya. IHSG ditutup menguat 12,62 poin atau 0,17% ke level 7.634,00.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru