Emitentrust.com – PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO) menyetujui seluruh mata acara dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 15 Juni 2026. Salah satu agenda penting yang mendapat persetujuan pemegang saham adalah pengangkatan kembali dan penegasan susunan pengurus Perseroan.
RUPST dihadiri pemegang saham yang mewakili 42,15 miliar saham atau setara 70,8% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah. Seluruh agenda rapat memperoleh persetujuan mayoritas pemegang saham.
RUPST CPRO tidak terdapat keputusan pembagian dividen tunai, sehingga laba tahun buku 2025
Dalam agenda pengangkatan kembali/perubahan susunan Dewan Komisaris, pemegang saham menyetujui susunan pengurus Perseroan yang akan menjalankan masa jabatan hingga 30 Juni 2028 untuk Dewan Komisaris dan hingga 30 Juni 2031 untuk Direksi.
Susunan Direksi Perseroan terdiri dari Hendri Laiman sebagai Direktur Utama, Paulius Juta dan Indra Sakti sebagai Wakil Direktur Utama, serta Arman Zakaria Diah, Fredy Robin Sumendap, Jimmy Joeng, dan Hendi Yanto Efendy sebagai Direktur.
Sementara itu, jajaran Dewan Komisaris dipimpin oleh Hardian Purawimala Widjonarko sebagai Komisaris Utama dan Franciscus Affandy sebagai Wakil Komisaris Utama. Adapun anggota Dewan Komisaris lainnya adalah Haryanto Damanik, Sia Leng Ho, dan Toto Winanto.
Selain perubahan dan penegasan susunan pengurus, pemegang saham juga menyetujui laporan tahunan dan laporan keuangan tahun buku 2025, penunjukan akuntan publik untuk tahun buku 2026, penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, serta penyesuaian Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan terkait maksud dan tujuan serta kegiatan usaha agar selaras dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025.
Dengan persetujuan seluruh agenda tersebut, CPRO berharap dapat terus memperkuat tata kelola perusahaan dan mendukung strategi pertumbuhan bisnis di sektor perikanan dan akuakultur ke depan.
Sebagai informasi PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO) mencatatkan lonjakan laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp423,65 miliar sepanjang 2025.
Perolehan ini meroket sekitar 32,40% dibandingkan laba bersih tahun 2024 yang berada di angka Rp319,97 miliar.
Pada perdagangan hari ini Rabu (17/6) saham CPRO stagnan di level Rp51.


