back to top

Dana Obligasi Rp2,49 T Ludes! WOMF Beber Aliran Dana

Emitentrust.com- PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) mengungkapkan bahwa seluruh dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan V telah terserap 100% hingga akhir tahun 2025.

Total dana bersih yang berhasil dihimpun mencapai Rp2,49 triliun dan seluruhnya digunakan untuk pembiayaan modal kerja ke konsumen.

Cincin Lisa Hadi Direktur/Corporate Secretary WOMF dalam keterangannya Selasa (6/1) menjelaskan bahwa WOM Finance menerbitkan obligasi dalam dua tahap. Tahap I tahun 2024 membukukan dana hasil penawaran sebesar Rp1 triliun, dengan biaya emisi Rp4,89 miliar, sehingga dana bersih yang diperoleh mencapai Rp995,11 miliar.

Sementara itu, Tahap II tahun 2025 mencatatkan hasil penawaran sebesar Rp1,5 triliun dengan biaya emisi Rp3,94 miliar, menghasilkan dana bersih Rp1,496 triliun. Dana tersebut juga sepenuhnya disalurkan ke pembiayaan konsumen.

Dengan demikian, total dana bersih dari kedua tahap penerbitan obligasi WOM Finance mencapai Rp2,491 triliun dan telah habis digunakan tanpa sisa dana mengendap per 31 Desember 2025.

WOMF menegaskan bahwa penggunaan dana tersebut sesuai dengan rencana dalam prospektus, yakni difokuskan untuk pembiayaan modal kerja ke konsumen, sejalan dengan kegiatan usaha utama perseroan di sektor pembiayaan investasi, modal kerja, multiguna, serta pembiayaan syariah

Pada perdagangan Selasa (6/1), saham WOMF stagnan di level Rp480 per saham.

Artikel Terkait

Grup Bakrie (BUMI) Punya Tiga Proyek Strategis, Saham Berpotensi Terdongkrak

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dinilai semakin dekat mewujudkan transformasi menjadi perusahaan sumber daya alam multi-platform seiring kemajuan sejumlah proyek non-batubara yang mulai memasuki fase produksi dan pengembangan strategis.

HGII Beri Dividen 16 persen Laba 2025, Cek Besaran per Sahamnya

PT Hero Global Investment Tbk (HGII) resmi mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 11 Juni 2026 dengan tingkat kehadiran mencapai 81,77% dari seluruh saham dengan hak suara sah.

34 Saham Masuk Cum Dividen 15–19 Juni 2026, Yield Mini hingga Nyaris 11%

Sebanyak 34 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) memasuki periode cum dividen pada 15–19 Juni 2026, menghadirkan peluang bagi investor untuk mengamankan pendapatan pasif dari pembagian dividen tunai.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru