back to top

Direktur Bank Mandiri Timothy Utama Borong 155 Ribu Saham BMRI

EmTrust – Salah satu anggota Direksi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), Timothy Utama, dilaporkan menambah porsi kepemilikan sahamnya di BMRI tersebut. Berdasarkan laporan keterbukaan informasi yang dirilis pada 15 Januari 2026, transaksi ini dilakukan sebagai bagian dari strategi investasi pribadi.

Transaksi pembelian saham tersebut dilakukan pada tanggal 9 Januari 2026. Timothy Utama mengeksekusi pembelian sebanyak 155.000 unit saham BMRI dengan harga pelaksanaan sebesar Rp4.800,00 per lembar saham. Melalui transaksi ini, total dana yang dikucurkan untuk menambah muatan saham tersebut mencapai Rp744 juta.

Dengan tuntasnya transaksi ini, kepemilikan saham Timothy Utama di Bank Mandiri mengalami peningkatan sebagai berikut:

  • Jumlah Saham Sebelum Transaksi: 10.334.300 unit (setara 0,0111% hak suara).
  • Jumlah Saham Setelah Transaksi: 10.489.300 unit (setara 0,0112% hak suara).

Manajemen menyatakan bahwa status kepemilikan saham tersebut bersifat langsung. Sebagai anggota direksi, pelaporan ini merupakan bentuk kepatuhan terhadap Pasal 2 Ayat 1 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 4/2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka.

Artikel Terkait

Emiten Hapsoro (SINI) Rights Issue Rp3,6T, PTRO Ikut Jadi Standby Buyer

PT Singaraja Putra Tbk (SINI) berencana menghimpun dana hingga Rp3,61 triliun melalui Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I atau rights issue.

CBRE Tunggu Lampu Hijau OJK

PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) memastikan rencana Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue tetap berjalan sesuai jadwal dan kini memasuki tahap penelaahan dokumen oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

TRIN Raup Rp1,57M, Lepas 2,6 Juta Saham Treasuri di Pasar

PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) melaporkan pelaksanaan pengalihan kembali saham hasil pembelian kembali (buyback) yang dilakukan pada 25 Mei 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru