back to top

Direktur MINE Mulai Borong Saham, Ada Apa?

Emitentrust.com – PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) menyampaikan bahwa Ade Irawan selaku Direktur Operasional telah melakukan investasi pada tanggal 2 Januari 2026.

Manajemen MINE Senin (5/1) menyebut bahwa Ade telah membeli saham MINE sebanyak 2.546.300 saham di harga Rp450 per saham.

“Tujuan dari transaksi ini adalah untuk Investasi dengan kepemilikan langsung,” tuturnya.

Pasca transaksi ini maka kepemilikan saham Ade Irawan di MINE kini menjadi 2,54 juta lembar saham atau setara dengan 0,0623% dibandingkan dengan sebelumnya 0 lembar saham.

Pada perdagangan Selasa (6/1), saham naik 1.69 persen ke level Rp480 per saham. Dalam sepekan naik 4,35 persen dari harga Rp460 pada 29 Desember 2025.

Dalam enam bulan terbang 21,18 persen dari harga Rp458 pada 30 Juni 2025.

PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) didirikan pada tahun 2004 di Manado, Sulawesi Utara, dan berkantor pusat di Jakarta. Unit bisnis perusahaan meliputi perencanaan tambang, pembangunan infrastruktur tambang, operasi tambang, dan pengangkutan, tongkang, dan transshipment produk.

Lokasi tambang terletak di Morowali (Sulawesi Tengah) dan Weda (Maluku Utara).

MINE mencatatkan sahamnya di BEI (IPO) pada 10 Maret 2025 sebanyak 612.665.300 Saham atau 15% dari modal disetor pada harga perdana Rp216. Dana yang diraup dari IPO tersebut senilai Rp132.335.704.800
dan bertindak sebagai Penjamin Emisi Utama PT. Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk

Artikel Terkait

Grup Bakrie (BUMI) Punya Tiga Proyek Strategis, Saham Berpotensi Terdongkrak

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dinilai semakin dekat mewujudkan transformasi menjadi perusahaan sumber daya alam multi-platform seiring kemajuan sejumlah proyek non-batubara yang mulai memasuki fase produksi dan pengembangan strategis.

HGII Beri Dividen 16 persen Laba 2025, Cek Besaran per Sahamnya

PT Hero Global Investment Tbk (HGII) resmi mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 11 Juni 2026 dengan tingkat kehadiran mencapai 81,77% dari seluruh saham dengan hak suara sah.

34 Saham Masuk Cum Dividen 15–19 Juni 2026, Yield Mini hingga Nyaris 11%

Sebanyak 34 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) memasuki periode cum dividen pada 15–19 Juni 2026, menghadirkan peluang bagi investor untuk mengamankan pendapatan pasif dari pembagian dividen tunai.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru