back to top

Emiten Hapsoro (RATU) Cetak Laba Melonjak Dua Kali Lipat di Semester I-2026

Emitentrust.com – PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) membukukan laba bersih sebesar US$15,54 juta pada semester I 2026, melonjak 101,72% dibandingkan laba bersih sebesar US$7,71 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kenaikan laba ditopang oleh peningkatan kontribusi laba dari entitas asosiasi, keuntungan pembelian dengan diskon (bargain purchase), serta perbaikan kinerja operasional.

Berdasarkan laporan keuangan Perseroan per 30 Juni 2026, pendapatan bersih tercatat sebesar US$25,65 juta, meningkat 1,97% dibandingkan US$25,15 juta pada semester I 2025.

Di sisi profitabilitas, beban pokok pendapatan berhasil ditekan 27,16% menjadi US$9,71 juta dari US$13,33 juta, sehingga laba bruto melonjak 34,79% menjadi US$15,94 juta dibandingkan US$11,82 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Meski beban umum dan administrasi meningkat 161,09% menjadi US$1,94 juta, Perseroan memperoleh sejumlah pendapatan non-operasional yang menopang kinerja, antara lain bagian laba entitas asosiasi yang naik 94,32% menjadi US$5,39 juta serta keuntungan dari pembelian dengan diskon (bargain purchase) sebesar US$372,83 ribu.

Alhasil, laba sebelum pajak penghasilan meningkat 68,61% menjadi US$22,14 juta dibandingkan US$13,13 juta pada semester I 2025. Setelah memperhitungkan beban pajak, laba bersih Perseroan tercatat sebesar US$15,54 juta.

Dari sisi neraca, total aset Perseroan melonjak 204,91% menjadi US$231,80 juta per 30 Juni 2026 dibandingkan US$76,02 juta pada akhir 2025. Lonjakan tersebut terutama didorong oleh meningkatnya investasi pada entitas asosiasi menjadi US$123,10 juta dari US$7,54 juta, serta kenaikan kas dan setara kas sebesar 32,95% menjadi US$5,76 juta.

Sejalan dengan ekspansi usaha, total liabilitas meningkat menjadi US$166,78 juta, naik 759,27% dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar US$19,42 juta, terutama akibat bertambahnya pinjaman bank, penerbitan obligasi dan sukuk, serta liabilitas jangka panjang lainnya.

Sementara itu, total ekuitas tumbuh 14,86% menjadi US$65,02 juta dari US$56,60 juta pada akhir tahun lalu, didukung oleh akumulasi laba berjalan.

Dari sisi arus kas, Perseroan membukukan kas bersih dari aktivitas operasi sebesar US$8,68 juta, meski lebih rendah 22,75% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$11,23 juta. Adapun saldo kas dan setara kas pada akhir Juni 2026 mencapai US$59,49 juta, melonjak 92,38% dibandingkan posisi akhir Juni 2025 sebesar US$30,92 juta, ditopang oleh aktivitas pendanaan dan ekspansi usaha.

Artikel Terkait

GULA Sebut Dana IPO Tinggal Rp1,2M di BCA Tanpa Bunga

PT Aman Agrindo Tbk (GULA) melaporkan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) hingga posisi terbaru. Perseroan mengungkapkan masih memiliki sisa dana IPO sebesar Rp1,22 miliar yang belum digunakan.

Chitose (CINT) Ungkap Lonjakan Laba 384% di Semester I 2026

Emitentrust.com - PT Chitose Internasional Tbk (CINT) membukukan laba...

Laba Summarecon (SMRA) Susut 21,3 Persen di Semester I 2026, Ini Pemicunya

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) membukukan laba bersih sebesar Rp550,11 miliar pada semester I 2026, turun 21,23% dibandingkan laba bersih sebesar Rp698,34 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru