back to top

Midi Utama (MIDI) Raup Laba Rp772M, Melejit 62,4% di 2025

Emitentrust.com – Emiten pengelola gerai Alfamidi PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) sepanjang 2025 membukukan laba bersih Rp772,49 miliar, melonjak sekitar 62,4% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp475,58 miliar.

Dalam laporan keuangan MIDI yang diterbitkan 24 Maret 2026 disebutkan Sepanjang 2025, perseroan mencatatkan pendapatan neto Rp20,64 triliun, naik dari Rp19,88 triliun di tahun sebelumnya. Sementara itu, laba usaha ikut melesat menjadi Rp967,99 miliar, dari Rp719,17 miliar pada 2024.
Dari sisi profitabilitas, peningkatan laba bersih juga didorong oleh strategi pengendalian beban yang efektif. Beban penjualan dan distribusi berhasil ditekan, sementara pendapatan lain-lain tetap stabil menopang kinerja.

Tak hanya itu, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga melonjak tajam menjadi Rp792,36 miliar, dibandingkan Rp546,41 miliar pada tahun sebelumnya.

Dari sisi neraca, total aset perusahaan meningkat menjadi Rp9,13 triliun, dari Rp8,73 triliun pada 2024. Ekuitas juga menguat ke level Rp4,54 triliun, mencerminkan fundamental yang semakin kokoh.

Arus kas operasi pun tetap sehat, dengan kas bersih dari aktivitas operasi mencapai Rp1,66 triliun, menunjukkan bisnis inti tetap menghasilkan cash flow yang kuat.

Kas dan bank akhir tahun tercatat naik signifikan menjadi Rp576,19 miliar, dibandingkan Rp378,12 miliar pada tahun sebelumnya.

Artikel Terkait

Grup Bakrie (BUMI) Punya Tiga Proyek Strategis, Saham Berpotensi Terdongkrak

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dinilai semakin dekat mewujudkan transformasi menjadi perusahaan sumber daya alam multi-platform seiring kemajuan sejumlah proyek non-batubara yang mulai memasuki fase produksi dan pengembangan strategis.

HGII Beri Dividen 16 persen Laba 2025, Cek Besaran per Sahamnya

PT Hero Global Investment Tbk (HGII) resmi mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 11 Juni 2026 dengan tingkat kehadiran mencapai 81,77% dari seluruh saham dengan hak suara sah.

34 Saham Masuk Cum Dividen 15–19 Juni 2026, Yield Mini hingga Nyaris 11%

Sebanyak 34 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) memasuki periode cum dividen pada 15–19 Juni 2026, menghadirkan peluang bagi investor untuk mengamankan pendapatan pasif dari pembagian dividen tunai.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru