back to top

GWSA Tahan Dividen, Laba Rp121M Buat Ekspansi

PT Greenwood Sejahtera Tbk (GWSA) memutuskan tidak membagikan dividen dari laba tahun buku 2025, meski perseroan membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar sekitar Rp121,15 miliar. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 12 Juni 2026 dengan tingkat kehadiran pemegang saham mencapai 79,51%.

Dalam keputusan utama RUPST, seluruh laba bersih tahun buku 2025 diputuskan untuk ditahan, dengan alokasi Rp5 miliar sebagai cadangan wajib, sementara sisanya sebesar Rp116,15 miliar dicatat sebagai laba ditahan (retained earnings) guna memperkuat operasional dan mendukung pengembangan usaha perseroan.

Manajemen menegaskan bahwa strategi tersebut diambil untuk menjaga fleksibilitas keuangan perusahaan di tengah rencana ekspansi dan kebutuhan modal kerja ke depan.

Selain kebijakan laba, pemegang saham juga menyetujui laporan tahunan dan laporan keuangan perseroan tahun buku 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Teramihardja, Pradhono & Chandra dengan opini wajar dalam semua hal yang material.

RUPST juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas pelaksanaan tugas selama tahun buku 2025.

Di agenda lainnya, pemegang saham memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026, serta menetapkan kenaikan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris maksimal 10% untuk tahun 2026.

Sementara itu, susunan manajemen perseroan tidak mengalami perubahan. Posisi Direktur Utama tetap dijabat oleh Paulus Indra Intan, didampingi Dedy Ismunandar Soetiarto dan Anita di jajaran direksi. Adapun Komisaris Utama tetap dipegang Ang Andri Pribadi, bersama Arie Kusumastuti Maria sebagai Komisaris.

Pada perdagangan hari ini Senin (15/6) saham GWSA naik 4,8 persen ke level Rp131.

Artikel Terkait

Pakuwon Jati (PWON) Jadwalkan Dividen Tunai Rp626M, Cum 22 Juni

Pakuwon Jati Tbk (PWON) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 11 Juni 2026.

MORA Targetkan 5 Juta Homepass Baru Usai Merger

PT Ekamas Mora Republik Tbk (MoraRepublic atau IDX:MORA) menyiapkan langkah ekspansi agresif sepanjang 2026 dengan memperluas ekosistem infrastruktur digital nasional. Setelah resmi menyelesaikan penggabungan usaha, perusahaan

Rugi Hampir Rp23M, FLMC Putuskan Nihil Dividen

PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC) memutuskan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025 setelah Perseroan membukukan rugi bersih sebesar Rp22,96 miliar.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru