Emitentrust.com – PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) mengungkap perkembangan terbaru terkait rencana pengambilalihan perseroan oleh PT Triple Berkah Bersama (Triple B). Manajemen menyatakan mendukung penuh proses perubahan pengendalian yang diyakini dapat menjadi momentum pemulihan dan pengembangan bisnis perseroan.
Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan pada Jumat (19/6), EPAC menjelaskan telah menggelar pertemuan dengan Triple B selaku calon pembeli seluruh saham milik pemegang saham pengendali (PSP). Dalam pertemuan tersebut, Triple B memaparkan strategi untuk memperbaiki kinerja operasional dan keuangan perseroan.
Manajemen EPAC mengungkapkan salah satu fokus utama calon pengendali baru adalah melakukan restrukturisasi internal serta memberikan dukungan guna membantu perseroan memenuhi kewajiban keuangan yang timbul dari Perjanjian Perdamaian yang telah dihomologasi pada 2023.
Selain itu, Triple B bersama mitranya, PT Sirkah Akselerasi Jaya, berencana mengembangkan EPAC melalui masuknya PT Media Telekomunikasi Mandiri (MTM) ke dalam kelompok usaha perseroan. MTM merupakan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi dan informasi dengan lini usaha yang mencakup connectivity & networking, information and communication technology (ICT), cybersecurity services, IT outsourcing hingga layanan penyedia satelit.
Menurut paparan manajemen, MTM memiliki total aset sekitar Rp500 miliar dengan omzet mencapai Rp400 miliar per tahun. Masuknya MTM diharapkan dapat menjadi motor baru pertumbuhan bisnis EPAC sekaligus memperluas lini usaha perseroan di luar bisnis kemasan plastik yang selama ini dijalankan.
EPAC menegaskan siap mendukung Triple B dalam merealisasikan perubahan pemegang saham pengendali sesuai dengan ketentuan dan regulasi pasar modal yang berlaku. Perseroan juga meyakini pengalihan kepemilikan saham tersebut akan memberikan dampak positif terhadap pemulihan dan pengembangan usaha di masa mendatang.
Sebelumnya, pada 29 Mei 2026, pemegang saham pengendali EPAC telah menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham (PPJB) dengan Triple B terkait rencana pengambilalihan seluruh saham milik pemegang saham pengendali. Hingga saat ini, proses negosiasi dan tahapan pengambilalihan masih terus berlangsung.
Manajemen menegaskan perkembangan negosiasi tersebut tidak menimbulkan dampak signifikan terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, aspek hukum maupun kelangsungan usaha perseroan saat ini.
Pada perdagangan hari ini Jumat (19/6) saham EPAC naik 1 persen ke level Rp62. Dalam sepekan terakhir naik 16,98 persen dari harga Rp53 per lembar.


