back to top

Struktur Pemegang Saham MBSS Berubah Total, Andy Wibowo Jadi Pemilik Manfaat Akhir

Emitentrust.com – PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) melaporkan perubahan struktur pemegang saham kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) per 3 Agustus 2026. Meski terjadi perubahan kepemilikan pengendali, porsi saham publik atau free float Perseroan tetap sebesar 17,5%, sehingga masih memenuhi ketentuan pencatatan saham di Bursa.

Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE), jumlah saham free float MBSS tercatat sebanyak 306.259.839 saham atau setara 17,5% dari total 1.750.026.639 saham yang tercatat di Bursa.

Perubahan terbesar terjadi pada kelompok pemegang saham pengendali. PT Wibowo Group Capital kini tercatat sebagai pemegang 1.443.766.800 saham atau 82,5% dari total saham Perseroan. Sebelumnya, perusahaan tersebut belum tercatat sebagai pemegang saham MBSS.

Sementara itu, kepemilikan masyarakat tetap berada di level 306.259.839 saham atau 17,5%, tanpa mengalami perubahan dibandingkan periode sebelumnya.

Perseroan juga mengungkapkan bahwa tidak terdapat kepemilikan saham oleh anggota Direksi maupun Dewan Komisaris. Selain itu, MBSS tidak memiliki saham treasuri, saham dalam status lock-up, maupun saham yang sedang diblokir atau disita oleh otoritas.

Dari sisi struktur pengendalian, MBSS mengungkapkan Andy Wibowo sebagai pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner/UBO) Perseroan. Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa Andy Wibowo merupakan pemilik manfaat pada tingkat individu atas struktur pengendalian MBSS, meski tidak tercatat sebagai pemegang saham langsung di Perseroan.

Di sisi lain, jumlah pemegang saham yang memiliki Single Investor Identification (SID) mengalami sedikit penurunan menjadi 3.871 investor, dibandingkan 3.879 investor pada bulan sebelumnya.

Manajemen MBSS menegaskan bahwa seluruh informasi dalam Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek telah disusun secara lengkap dan benar, termasuk perhitungan free float yang telah mengeluarkan kepemilikan saham oleh pengendali, afiliasi pengendali, pemilik manfaat, Direksi, Komisaris, serta saham treasuri sesuai ketentuan Bursa Efek Indonesia.

Sebagai informasi, PT Wibowo Group Capital resmi menjadi pengendali baru PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) setelah mengakuisisi 82,5% saham Perseroan dari pemegang saham mayoritas sebelumnya, PT Galley Adhika Arnawama.

Kedua pihak telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham (PJBS) pada 31 Juli 2026. Pada tanggal yang sama, transaksi pengalihan saham juga telah diselesaikan.

Dalam transaksi tersebut, PT Galley Adhika Arnawama melepas sebanyak 1.443.766.800 saham MBSS atau setara dengan 82,5% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan kepada PT Wibowo Group Capital.

Proses pengalihan kepemilikan dilakukan melalui mekanisme crossing di Pasar Negosiasi Bursa Efek Indonesia.

Manajemen MBSS menjelaskan keterbukaan informasi ini merupakan tindak lanjut atas pengumuman sebelumnya yang disampaikan Perseroan pada 21 Juli 2026 terkait rencana pengambilalihan.

Perseroan juga menegaskan transaksi antara penjual dan pembeli tidak memiliki hubungan afiliasi serta tidak mengandung benturan kepentingan sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) mengenai transaksi afiliasi dan benturan kepentingan.

Dengan rampungnya transaksi tersebut, PT Galley Adhika Arnawama tidak lagi berstatus sebagai pemegang saham mayoritas MBSS, sementara PT Wibowo Group Capital resmi menjadi pengendali baru Perseroan.

Artikel Terkait

Emiten Hapsoro (BUVA) Gelar Rights Issue Rp1,54T, Pemilik Saham Bakal Terdilusi 20%

Emiten perhotelan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) emiten milik hapsoro berencana menggelar Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) atau rights issue dengan target dana mencapai Rp1,54 triliun.

IHSG Ditutup Nyaris Flat Level 6.234, MAPI Terbang 21%, INDY Ambruk 11%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada perdagangan Senin (3/8/2026). IHSG terkoreksi 1,62 poin atau 0,03% ke level 6.234,49, setelah bergerak fluktuatif sepanjang sesi perdagangan.

PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7T di Semester I, Melonjak 484 Persen

PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) emiten properti milik Aguan dan Salim Grup kembali mencatatkan kinerja keuangan terbaik sepanjang sejarah Perseroan. Pada semester pertama 2026, pengembang kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) i

Populer 7 Hari

Berita Terbaru