back to top

Grup Astra (UNTR) Ubah Pinjaman Jumbo Rp1,59T, Ini Detailnya

Emitentrus,com – PT United Tractors Tbk. (UNTR) kembali melakukan penyesuaian atas fasilitas pendanaannya. Emiten alat berat Grup Astra ini bersama anak usahanya, PT Patria Maritime Lines (PML), resmi menandatangani amandemen kesepuluh atas perjanjian pinjaman pada 10 April 2026.

Corporate Secretary UNTR, Ari Setiyawan, dalam keterbukaan informasi pada Selasa (14/4), menjelaskan bahwa perubahan utama dalam amandemen ini mencakup perpanjangan periode ketersediaan dana serta penyesuaian suku bunga.

Dalam perjanjian terbaru, periode ketersediaan dana diperpanjang hingga 1 Juni 2027, dari sebelumnya berakhir pada 1 April 2026. Sementara itu, skema bunga juga mengalami perubahan dari sebelumnya menggunakan JIBOR plus 1,85% per tahun menjadi Compounded INDONIA plus 2,28% per tahun.

Sebagai informasi, fasilitas pinjaman ini memiliki nilai mencapai Rp1,59 triliun yang telah beberapa kali mengalami perubahan, dengan amandemen terakhir dilakukan pada Juni 2025.

Manajemen menegaskan bahwa transaksi ini bukan merupakan transaksi afiliasi yang mengandung benturan kepentingan maupun transaksi material, sehingga tidak memerlukan persetujuan khusus sesuai dengan ketentuan dalam POJK 42/2020 dan POJK 17/2020.

Artikel Terkait

MDIY Bagi Dividen Rp443M! Investor Kebagian Rp17,62 per Saham, Ini Jadwalnya

PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp443,85 miliar kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut telah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)

TRIN Tak Bahas Dividen, RUPST Setujui Rombak Direksi

PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) memperoleh persetujuan pemegang saham atas seluruh agenda dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 10 Juni 2026. Salah satu keputusan penting dalam rapat

Rugi KRYA Bengkak Jadi Rp84M, Meski Pendapatan Melonjak 247% di 2025

PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) mencatatkan lonjakan pendapatan sepanjang 2025. Emiten konstruksi ini membukukan pendapatan bersih sebesar Rp216,25 miliar

Populer 7 Hari

Berita Terbaru