back to top

IHSG Ambles 1,24% di Sesi I, Sektor Industri Ambruk Hampir 7%

Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus tertekan hingga akhir perdagangan sesi pertama hari ini. Rabu (21/1/2026). IHSG melemah 113,211 poin atau 1,24% ke 9.021,489.

Pelemahan IHSG ini disokong hampir seluruh indeks sektoral. Sektor dengan pelemahan terdalam dicetak IDX Sektor Perindustrian yang anjlok 6,77% hingga akhir sesi pertama.

Disusul, IDX Sektor Properti dan Real Estate ambles 3,34%, IDX Sektor Transportasi dan Logistik melemah 2,51% dan IDX Sektor Infrastruktur melemah 1,44%.

Berikutnya ada IDX Sektor Teknologi melemah 1,4%, IDX Sektor Keuangan turun 1,25%, IDX Sektor Energi melemah 1,03% dan IDX Sektor Kesehatan turun 0,67%.

Diikuti, IDX Sektor Barang Konsumen Non-Primer yang turun 0,56% dan IDX Sektor Barang Baku turun 0,14%.

Sementara itu, IDX Sektor Barang Baku menjadi satu-satunya sektoral yang menguat setelah naik 0,39% di tengah hari ini.

Total volume transaksi bursa mencapai 38,72 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 20,9 triliun. Sebanyak 575 saham turun harga, 143 naik harga dan 83 flat.

Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya DSSA sebesar Rp6.125 menjadi Rp108.125 per lembar dan UANG sebesar Rp1.250 menjadi Rp6.250 lembar serta RMKE sebesar Rp775 menjadi Rp8.650 per lembar.

Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya UNTR sebesar Rp4.775 menjadi Rp27.200 per lembar dan DCII sebesar Rp1.250 menjadi Rp210.000 serta MLPT sebesar Rp1.050 menjadi Rp63.000 per lembar.

Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya BUMI sebanyak 193.498 kali senilai Rp2,07 triliun kemudian BRMS sebanyak 83.397 kali senilai Rp1,2 triliun dan BELL sebanyak 70.948 kali senilai Rp165 miliar.

Top losers LQ45, United Tractors Tbk (UNTR) turun 14,93%, Astra International Tbk (ASII) turun 11,34% dan Ciputra Development Tbk (CTRA) turun 4,89%

SedangkanTop gainers LQ45, Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik 6%, Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) naik 3,74% dan Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik 3,4%.

Artikel Terkait

DOID Siapkan Rp104M untuk Buyback Saham

PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) berencana melakukan pembelian kembali saham (buyback) dengan menyiapkan dana

INDY Terbitkan Utang USD100 Juta Buat Garap Tambang Emas di Sulsel

PT Indika Energy Tbk. (INDY) resmi menerbitkan surat utang senior senilai USD100 juta dengan kupon tetap 8,75% per tahun dan jatuh tempo pada 2029.

FOOD Minta Restu! Lepas Kantor di Equity Tower Rp18M

PT Sentra Food Indonesia Tbk. berencana melakukan transaksi afiliasi sekaligus transaksi material senilai Rp18 miliar melalui entitas anak usahanya, PT Kemang Food Industries (KFI).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru