Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan pada perdagangan sesi pertama Selasa (12/5/2026). IHSG ambles 98,492 poin atau 1,43% ke level 6.807,128.
Tekanan jual terjadi hampir di seluruh sektor. Tiga sektor dengan pelemahan terdalam yakni IDX-Industry yang terkoreksi 3,44%, disusul IDX-Infra turun 2,89%, serta IDX-Health yang melemah 2,24%.
Sentimen negatif juga tercermin dari dominasi saham yang bergerak di zona merah. Total volume perdagangan mencapai 18,9 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp7,5 triliun. Sebanyak 456 saham turun, 192 saham naik, dan 166 saham stagnan.
Di tengah tekanan pasar, sejumlah saham masih mampu mencatatkan penguatan signifikan. Saham PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) melesat Rp620 menjadi Rp3.160 per saham.
Saham PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) naik Rp325 menjadi Rp1.630 per saham, sementara saham PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) menguat Rp250 menjadi Rp6.300 per saham.
Sebaliknya, saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) menjadi salah satu penekan terbesar setelah anjlok Rp9.900 menjadi Rp199.000 per saham. Saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) turun Rp1.350 hingga mentok Batas Bawah (ARB) ke level Rp7.650 per saham, sedangkan saham PT United Tractors Tbk (UNTR) melemah Rp675 menjadi Rp26.500 per saham.
Untuk saham teraktif diperdagangkan, PT Wahana Bersama Sejahtera Tbk (WBSA) mencatat frekuensi transaksi sebanyak 109.259 kali dengan nilai Rp105 miliar.
Disusul PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) sebanyak 84.282 kali senilai Rp161 miliar, serta PT Kota Satu Properti Tbk (KOTA) sebanyak 61.159 kali dengan nilai transaksi Rp196 miliar.
Di jajaran top losers LQ45, saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) turun 4,04% ke level Rp1.425. Kemudian PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melemah 3,78% ke Rp3.560 dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) terkoreksi 3,56% ke Rp2.440.
Sementara itu, top gainers LQ45 dipimpin saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang naik 4,79% ke Rp2.080. Disusul PT Indosat Tbk (ISAT) menguat 3,67% ke Rp2.260 dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) yang naik 2,45% ke Rp2.510.


