IHSG Berbalik Arah, Sempat Hijau! Ditutup Rontok 0,83%

IHSG Berbalik Arah, Sempat Hijau! Ditutup Rontok 0,83%
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 50,56 poin atau 0,83% ke level 6.071,13 pada perdagangan Rabu (30/9/2026). Pelemahan ini berbanding terbalik dengan kondisi pada sesi I, ketika IHSG masih menguat 0,15% atau 9,186 poin ke level 6.130,886.
Bacakan Artikel

EmitenTrust.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 50,56 poin atau 0,83% ke level 6.071,13 pada perdagangan Rabu (30/9/2026). Pelemahan ini berbanding terbalik dengan kondisi pada sesi I, ketika IHSG masih menguat 0,15% atau 9,186 poin ke level 6.130,886.

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak variatif dengan level terendah di 6.071 dan tertinggi di 6.187. Indeks dibuka pada level 6.121.

Tekanan terhadap IHSG pada perdagangan terakhir September 2026 terutama berasal dari pelemahan mayoritas indeks sektoral. Tercatat sembilan indeks sektor berada di zona merah, sementara hanya dua sektor yang berhasil menguat.

Indeks sektor teknologi mencatat pelemahan terdalam dengan koreksi 2,76%. Disusul sektor barang konsumen siklikal yang turun 2,36% dan sektor energi yang melemah 1,35%.

Sementara itu, sektor keuangan terkoreksi 0,60%, sektor transportasi dan logistik turun 0,70%, infrastruktur melemah 0,37%, properti dan real estat turun 0,36%, serta sektor barang baku terkoreksi 0,28%. Sektor kesehatan tercatat turun 0,055%.

Di sisi lain, dua sektor masih mampu bertahan di zona hijau. Sektor perindustrian naik 1,17%, sedangkan sektor barang konsumen primer atau non-siklikal menguat 0,15%.

Dari aktivitas perdagangan, total volume transaksi saham mencapai 29,63 miliar saham dengan nilai transaksi Rp12,88 triliun. Sebanyak 308 saham ditutup menguat, 360 saham melemah, dan 125 saham stagnan.

UNTR Jadi Top Gainer LQ45

Sejumlah saham mencatat kenaikan harga signifikan. United Tractors (UNTR) menjadi salah satu saham dengan kenaikan terbesar, yakni Rp1.900 menjadi Rp27.075 per saham. Kemudian SMAR naik Rp825 menjadi Rp7.700 dan SONA menguat Rp670 menjadi Rp4.230 per saham.

Untuk kelompok top gainer, SAFE melonjak 25% atau 114 poin ke level Rp570. AIMS juga naik 25% atau 121 poin ke Rp605, disusul SAPX yang menguat 24,69% atau 80 poin menjadi Rp404.

BSWD turut melesat 24,67% atau 570 poin ke Rp2.880, sedangkan BLTZ naik 24,52% atau 455 poin ke level Rp2.310.

Sebaliknya, ALKA menjadi salah satu saham dengan penurunan harga terbesar, yakni anjlok Rp1.100 menjadi Rp6.300 per saham. BSSR turun Rp375 menjadi Rp5.050 dan ROCK melemah Rp260 menjadi Rp1.900 per saham.

Adapun top loser adalah ALKA yang terkoreksi 14,86% ke Rp6.300. SOSS turun 14,80% menjadi Rp1.180, FORU melemah 14,50% ke Rp224, VISI turun 14,40% ke Rp1.040, dan BTEK terkoreksi 14,28% menjadi Rp12 per saham.

Sementara itu, saham yang paling aktif diperdagangkan adalah SMLE dengan 100.886 kali transaksi senilai Rp24,01 miliar. Berikutnya TLKM sebanyak 36.506 kali transaksi senilai Rp800 miliar dan SRSN sebanyak 31.666 kali transaksi senilai Rp111 miliar.

Di jajaran LQ45, GOTO menjadi saham dengan penurunan terbesar setelah terkoreksi 13,51%. Kemudian MEDC melemah 4,79% dan CUAN turun 4,52%.

Sebaliknya, UNTR menjadi top gainer LQ45 dengan kenaikan 7,55%, disusul HRTA yang menguat 4,59% dan INKP naik 1,86%.