Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan performa impresif dengan ditutup menguat signifikan pada akhir perdagangan Selasa (14/4/2026). IHSG melonjak 175,76 poin atau 2,34% ke level 7.675,95.
Penguatan indeks ditopang oleh mayoritas sektor. Tercatat sembilan dari sebelas indeks sektoral berada di zona hijau, sementara hanya dua sektor yang mengalami pelemahan.
Sektor infrastruktur menjadi pendorong utama dengan kenaikan 5,62%, diikuti sektor perindustrian yang melonjak 4,47% serta sektor energi yang menguat 3,68%.
Di sisi lain, sektor barang konsumen siklikal terkoreksi 0,95% dan sektor teknologi melemah 0,37%, menjadi penahan laju penguatan IHSG.
Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi tergolong tinggi dengan total mencapai 52,18 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp24,47 triliun. Sebanyak 548 saham menguat, 151 saham melemah, dan 119 saham stagnan.
Sejumlah saham mencatatkan kenaikan signifikan, di antaranya MLPT yang naik Rp1.725 ke level Rp20.250 per saham, MORA menguat Rp1.145 ke Rp5.725, serta ARKO yang melonjak Rp1.100 ke Rp8.900 per saham.
Sebaliknya, tekanan jual terjadi pada beberapa saham seperti DCII yang turun Rp2.300 ke Rp199.000, TKIM melemah Rp200 ke Rp9.450, serta MSIN yang terkoreksi Rp195 ke Rp1.125 per saham.
Saham-saham dengan frekuensi perdagangan tertinggi dipimpin oleh BNBR sebanyak 210.148 kali transaksi senilai Rp1,2 triliun, diikuti BUMI sebanyak 105.499 kali senilai Rp1,7 triliun, serta PTRO sebanyak 77.935 kali dengan nilai transaksi Rp1,4 triliun.
Di indeks LQ45, saham-saham yang mencatatkan penguatan terbesar antara lain Barito Pacific Tbk (BRPT) yang melesat 11,42%, Bumi Resources Tbk (BUMI) naik 7,38%, dan Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang menguat 7,00%.
Sementara itu, saham-saham yang mengalami pelemahan terdalam di LQ45 di antaranya Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) yang turun 2,19%, Indosat Tbk (ISAT) melemah 1,87%, serta Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) yang terkoreksi 1,64%.


