back to top

IHSG Sesi I Ambles 2,5%, WIFI Tersungkur Lagi 11,7% di LQ45

Emitentrust.com – IHSG masih berada dalam tekanan berat hingga penutupan perdagangan sesi pertama Jumat (5/6/2026). IHSG melemah 147,63 poin atau 2,53% ke level 5.692,157.

Pelemahan indeks terjadi di tengah tekanan hampir seluruh sektor di Bursa Efek Indonesia. Hanya satu sektor yang mampu bertahan di zona hijau, sementara 10 sektor lainnya kompak melemah.

Sektor transportasi dan logistik menjadi pemberat terbesar setelah anjlok 4,44%. Disusul sektor keuangan yang turun 4,08%, sektor energi melemah 3,94%, dan sektor infrastruktur yang terkoreksi 3,87%.

Tekanan juga terjadi pada sektor barang konsumen non-primer yang turun 3,27%, sektor teknologi melemah 2,50%, sektor barang konsumen primer turun 2,48%, sektor perindustrian melemah 2,41%, sektor properti dan real estate turun 1,05%, serta sektor kesehatan yang terkoreksi 0,89%.

Di tengah tekanan pasar, sektor barang baku menjadi satu-satunya sektor yang mampu bertahan di zona hijau dengan kenaikan 1,01%.

Aktivitas perdagangan terpantau cukup tinggi. Total volume transaksi mencapai 25,26 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp21,09 triliun. Sebanyak 588 saham melemah, 111 saham menguat, dan 109 saham bergerak stagnan.

Pada kelompok saham LQ45, daftar top losers dipimpin oleh PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) yang anjlok 11,76%. Selanjutnya PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun 10,17%, dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) melemah 7,91%.

Sementara itu, saham-saham yang masih mampu mencatatkan penguatan di indeks LQ45 dipimpin oleh PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) yang naik 6,16%. Disusul PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang menguat 5,62%, serta PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang naik 5,24%.

Artikel Terkait

Disorot BEI, Emiten Hapsoro (SINI) Ungkap Prospek Akuisisi Anak Usaha PTRO Rp1,73T

PT Singaraja Putra Tbk (SINI) memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait transaksi material berupa pengambilalihan 99,99% saham PT Kemilau Mulia Sakti (KMS), entitas anak PT Petrosea Tbk (PTRO), dengan nilai transaksi sebesar Rp1,7304 triliun.

JELI Luncurkan INACO Mogo Choco, Mini Pudding Terinspirasi Korean Wave

PT Niramas Utama Tbk resmi meluncurkan INACO Mogo Choco, produk mini pudding terbaru yang terinspirasi cita rasa Korea Selatan. Produk tersebut diperkenalkan untuk pertama kalinya kepada masyarakat melalui Jakarta Fair Kemayoran 2026 yang berlangsung pada 11

KOKA Tegaskan Lonjakan Harga Saham Murni Sentimen Pasar

PT Koka Indonesia Tbk. (KOKA) memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah saham Perseroan masuk dalam pengawasan Unusual Market Activity (UMA) akibat pergerakan harga dan volume perdagangan yang tidak biasa.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru