Emitentrust.com– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampil perkasa pada perdagangan sesi pertama Rabu (18/2/2026). IHSG melesat 0,89% dan parkir di level 8.285,087, mencerminkan optimisme investor yang kembali membanjiri pasar saham domestik sejak pembukaan.
Sepanjang sesi pagi, laju IHSG tak terbendung. Sebanyak 10 indeks sektoral kompak menopang penguatan. Sektor transportasi menjadi motor utama reli dengan lonjakan 3,17%, disusul sektor barang konsumen siklikal yang naik 2,55% dan sektor energi yang menguat 1,79%.
Aktivitas perdagangan pun membara. Volume transaksi mencapai 31,5 miliar saham dengan nilai fantastis Rp13,3 triliun. Mayoritas saham bergerak di zona hijau, dengan 445 saham naik, 218 saham turun, dan 148 saham stagnan.
Di jajaran saham individual, sejumlah emiten mencatat kenaikan signifikan. RMKE melonjak Rp930 menjadi Rp5.300 per saham. ROCK melesat Rp750 ke Rp3.770 per saham, sementara MLPT naik Rp675 menjadi Rp36.675 per saham.
Meski mayoritas menguat, tekanan jual tetap terjadi pada beberapa saham. DSSA terkoreksi Rp3.375 menjadi Rp90.950 per saham. ADES turun Rp525 ke Rp15.300, dan SMMA melemah Rp475 menjadi Rp12.925 per saham.
Untuk saham teraktif, BUMI kembali menjadi primadona dengan 139.269 kali transaksi senilai Rp2,04 triliun. INET menyusul dengan 64.512 kali transaksi senilai Rp343 miliar, dan MINA sebanyak 55.622 kali transaksi senilai Rp224 miliar.
Di indeks LQ45, Merdeka Battery Minerals Tbk (MBMA) memimpin daftar top gainers dengan lonjakan 8,97% ke Rp790. Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) naik 5,95% ke Rp980 dan Surya Citra Media Tbk (SCMA) menguat 3,92% ke Rp318.
Sebaliknya, tekanan terlihat pada Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang turun 3,58% ke Rp90.950. Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) melemah 2,65% ke Rp7.350 dan Semen Indonesia Tbk (SMGR) terkoreksi 2,33% ke Rp2.940.


