back to top

IHSG Terbang Tembus 7.100 di Sesi I, EXCL & UNVR Jadi Bintang!

Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada sesi pertama Selasa (17/3/2026), didorong sentimen positif dari bursa Asia yang kompak menghijau.

IHSG melesat 1,14% atau 79,919 poin ke level 7.102,207—menandakan kepercayaan investor mulai kembali pulih dan aksi beli semakin agresif sejak pembukaan.

Penguatan IHSG bukan sekadar kosmetik. Delapan sektor langsung tancap gas menopang reli, dengan sektor transportasi menjadi bintang utama usai melesat 2,71%. Tak kalah garang, sektor infrastruktur naik 2,60%, sementara sektor teknologi ikut melaju 1,86%.

Dari sisi aktivitas, pasar terlihat super ramai. Volume perdagangan mencapai 16,8 miliar saham dengan nilai transaksi tembus Rp11 triliun. Mayoritas saham pun bergerak di zona hijau—sebanyak 487 saham menguat, hanya 192 yang melemah, dan 131 stagnan.

Di papan saham, sejumlah emiten mencuri perhatian. ROCK melonjak Rp670 ke Rp3.490 per saham, UNTR naik Rp550 ke Rp30.000, sementara TKIM ikut meroket Rp475 ke Rp8.975.

Namun tak semua ikut pesta. SMMA terkoreksi tajam Rp1.050 ke Rp15.300, RLCO turun Rp570 ke Rp4.580, dan FILM melemah Rp230 ke Rp3.560 per saham.

Saham-saham paling aktif juga tak kalah menarik. BMAS memimpin dengan 43.554 kali transaksi senilai Rp742 miliar, disusul PSDN dan TRUE yang juga diperdagangkan secara intensif.

Di jajaran LQ45, aksi borong terlihat jelas. EXCL melesat 10,16% ke Rp2.820, UNVR naik 9,43% ke Rp2.030, dan AMMN menguat 6,87% ke Rp4.820—menjadi motor penggerak sentimen positif.

Sebaliknya, tekanan terjadi pada CPIN yang turun 4,53%, SCMA melemah 3,65%, dan DSSA terkoreksi tipis 1,54%.

Artikel Terkait

MKNT Siapkan Aksi Korporasi Jumbo, Pengendali Baru Bakal Kuasai 80,04%

PT Mitra Telekomunikasi Nusantara Tbk (MKNT) menyiapkan rangkaian aksi korporasi berskala besar yang mencakup akuisisi perusahaan, restrukturisasi utang, hingga penguatan struktur

Tender Wajib INPS Sepi, Hanya 5.000 Saham Masuk

PT Indah Prakasa Sentosa Tbk. (INPS) mengumumkan PT Graha Inti Guna Persada selaku pengendali baru telah menyelesaikan proses penawaran tender wajib (mandatory tender offer/MTO) sesuai ketentuan POJK Nomor 9/POJK.04/2018

CEKA Raup Laba Rp147M naik 19,5%, Penjualan Tembus Rp5T di Semester I

PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk (CEKA) membukukan laba bersih sebesar Rp147,21 miliar pada semester I-2026, meningkat 19,56% dibandingkan Rp123,13 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru