back to top

Investor Ini Lepas 250 Juta Saham Emiten Hapsoro (BUVA) Harga Atas Pasar

Emitentrust.com – PT Tirta Orisa Yasa melakukan divestasi atas kepemilikan sahamnya di PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) dengan melepas sebanyak 250 juta saham pada 30 Juli 2026.

Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan pada 5 Agustus 2026 diungkap bahwa transaksi tersebut dilakukan pada harga Rp1.000 per saham dengan tujuan divestasi.

Pasca transaksi, kepemilikan PT Tirta Orisa Yasa di BUVA turun dari 709.826.076 saham atau setara 2,88% menjadi 459.826.076 saham atau 1,87% dari total saham dengan hak suara Perseroan.

Dalam laporan tersebut juga disebutkan bahwa transaksi dilakukan melalui kepemilikan tidak langsung. PT Tirta Orisa Yasa bukan merupakan anggota Direksi maupun Dewan Komisaris BUVA, serta bukan merupakan pihak pengendali Perseroan.

Perseroan juga menegaskan bahwa transaksi tersebut dikategorikan sebagai aksi penjualan (divestasi) dan bukan merupakan transaksi repurchase agreement (repo) maupun pelaksanaan efek bersifat ekuitas (EBE).

Pada perdagangan hari ini Rabu (5/8) saham BUVA naik 3,29 persen ke level Rp785.

Artikel Terkait

IHSG Ditutup Naik ke Level 6.351, DCII Tembus Rp200.000 per Saham

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan di zona hijau pada Rabu (5/8/2026). IHSG menguat 31,52 poin atau 0,50% ke level 6.351,13, didorong penguatan mayoritas sektor di tengah aktivitas perdagangan yang cukup ramai.

BEI Coret RDTX dan PDES dari Pemantauan Khusus, TGUK-SMRU Kena Kriteria Baru

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan perubahan daftar Efek Bersifat Ekuitas Dalam Pemantauan Khusus yang mulai berlaku efektif 6 Agustus 2026. Dalam pengumuman tersebut, dua emiten resmi keluar dari papan

BEI Restui Maybank Sekuritas Jadi Liquidity Provider 20 Waran Terstruktur

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan persetujuan kepada PT Maybank Sekuritas Indonesia sebagai Liquidity Provider untuk penerbitan 20 Waran Terstruktur yang akan mulai efektif diperdagangkan pada 11 Agustus 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru