back to top

BELL Cetak Laba Melonjak 62.9% di Semester I, Ini Penopangnya

Emitentrust.com – PT Trisula Textile Industries Tbk. (BELL) membukukan kinerja yang solid sepanjang semester I-2026. Emiten penyedia kain, seragam, dan produk fesyen ini mencatatkan laba bersih sebesar Rp13 miliar, melonjak 62,9% secara tahunan (year-on-year/YoY), didukung pertumbuhan penjualan yang meningkat dua digit.

Berdasarkan laporan keuangan hingga Juni 2026, Perseroan membukukan penjualan sebesar Rp330 miliar, tumbuh 16,6% YoY. Kinerja tersebut terutama ditopang oleh segmen manufaktur yang tetap menjadi kontributor utama dengan penjualan Rp188,4 miliar, meningkat 13,7% YoY dan menyumbang sekitar 43% terhadap total penjualan konsolidasian.

Segmen distribusi juga mencatatkan pertumbuhan yang kuat. Penjualan pada lini bisnis ini naik 23,9% YoY menjadi Rp105,9 miliar, dengan kontribusi sekitar 24% terhadap total penjualan. Perseroan menilai capaian tersebut mencerminkan kuatnya jaringan distribusi dalam memenuhi permintaan pasar di tengah dinamika industri tekstil.

Sementara itu, segmen seragam menjadi pendorong utama pertumbuhan pada semester pertama tahun ini. Penjualan segmen tersebut melonjak 322,8% YoY menjadi Rp66,4 miliar, dibandingkan Rp15,7 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Lonjakan tersebut didorong meningkatnya permintaan dari kalangan korporasi maupun instansi pemerintah dan swasta untuk pemesanan seragam dalam jumlah besar.

Di sisi lain, segmen ritel masih menghadapi tantangan akibat melemahnya daya beli masyarakat. Sepanjang semester I-2026, lini bisnis ritel membukukan penjualan sebesar Rp75,3 miliar.

Selain didorong pertumbuhan penjualan, efektivitas operasional turut memperkuat profitabilitas Perseroan. Laba operasional meningkat 20,3% YoY menjadi Rp22,4 miliar, mencerminkan keberhasilan strategi efisiensi yang diterapkan di seluruh lini usaha.

Untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan, BELL menyiapkan belanja modal (capex) sebesar Rp21 miliar pada 2026. Sebanyak Rp16 miliar dialokasikan untuk peremajaan mesin pada segmen manufaktur, sedangkan sisanya digunakan untuk mendukung riset dan pengembangan melalui Trisula Innovation Center (TIC).

Direktur Utama BELL, Karsongno Wongso Djaja, mengatakan inovasi akan terus menjadi fokus utama Perseroan dalam menjaga momentum pertumbuhan di tengah dinamika industri tekstil.

Pada perdagangan hari ini Rabu (5/8) saham naik 0,85 persen ke level Rp119.

Artikel Terkait

IHSG Ditutup Naik ke Level 6.351, DCII Tembus Rp200.000 per Saham

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan di zona hijau pada Rabu (5/8/2026). IHSG menguat 31,52 poin atau 0,50% ke level 6.351,13, didorong penguatan mayoritas sektor di tengah aktivitas perdagangan yang cukup ramai.

BEI Coret RDTX dan PDES dari Pemantauan Khusus, TGUK-SMRU Kena Kriteria Baru

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan perubahan daftar Efek Bersifat Ekuitas Dalam Pemantauan Khusus yang mulai berlaku efektif 6 Agustus 2026. Dalam pengumuman tersebut, dua emiten resmi keluar dari papan

BEI Restui Maybank Sekuritas Jadi Liquidity Provider 20 Waran Terstruktur

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan persetujuan kepada PT Maybank Sekuritas Indonesia sebagai Liquidity Provider untuk penerbitan 20 Waran Terstruktur yang akan mulai efektif diperdagangkan pada 11 Agustus 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru