back to top

Krakatau Steel (KRAS) Pasok Pipa Proyek Gas Raksasa Dumai

Emitentrust.com – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Krakatau Pipe Industries, resmi memulai pengiriman perdana pipa baja untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) Pipa Gas Transmisi Dumai–Sei Mangkei (Dusem).

Seremoni pelepasan distribusi digelar di Cilegon pada Kamis (19/2/2026) dan dihadiri langsung oleh Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, serta Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas, Agung Kuswardono, bersama jajaran manajemen Krakatau Steel Group.

Dalam proyek ini, konsorsium Krakatau Steel dipercaya memasok total 83.000 ton pipa baja jenis, Electric Resistance Welding (ERW) dan Helical Submerged Arc Welding (HSAW)

Seluruh produk diproduksi dengan spesifikasi internasional API 5L X52 PSL 2, yang dirancang untuk menahan tekanan ekstrem demi menjamin keamanan operasional jangka panjang.

Kepercayaan ini mempertegas posisi Krakatau Steel sebagai pemain utama dalam proyek infrastruktur energi nasional.

Dirjen Migas Laode Sulaeman mengapresiasi kinerja cepat dan terukur Krakatau Steel Group bersama anggota KSO sehingga proyek tetap berjalan sesuai timeline.

“Kita harapkan nanti rencananya ada first welding di pertengahan Maret,” ujar Laode.

Jalur pipa sepanjang 541 kilometer ini merupakan infrastruktur vital yang akan menyatukan jaringan transmisi gas dari Sumatra hingga Jawa.

Menurut Laode, jika proyek ini rampung, Krakatau Steel Group telah berkontribusi dalam pembangunan hampir 900 kilometer pipa transmisi sebagai bagian dari penguatan ketahanan energi nasional.

Direktur Komersial, Pengembangan Usaha, dan Portofolio Krakatau Steel, Hernowo, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan pemerintah.

“Krakatau Steel Group berkomitmen untuk terus mendukung agenda Dirjen Migas dalam menyediakan layanan terbaik guna membangun ketahanan energi,” ujarnya.

Keterlibatan Krakatau Steel dalam PSN Dusem bukan sekadar proyek pasokan material, tetapi juga menjadi simbol penguatan industri baja nasional dalam rantai pasok energi strategis.

Dengan spesifikasi berstandar global dan skala proyek jumbo, langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa industri dalam negeri mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan proyek infrastruktur energi berskala besar.

Artikel Terkait

Maybank (BNII) Tegaskan Transaksi Afiliasi Sudah Sesuai Aturan OJK

PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) menyampaikan keterbukaan informasi terkait transaksi afiliasi berupa pembayaran biaya layanan Regional Security Operation Center (RSOC) Splunk kepada entitas afiliasinya, Maybank Shared Services Sdn.

BEI Tegur Emiten Folago Global Nusantara (IRSX), Terkait Ini

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta penjelasan kepada PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) terkait sejumlah aspek keterbukaan informasi, transaksi afiliasi, rencana penambahan kegiatan usaha, laporan keuangan, hingga pelaksanaan

BEI Ingatkan Batas Akhir Perdagangan HMETD PADI-R Jatuh pada 27 Juli 2026

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengingatkan investor bahwa masa perdagangan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) milik PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (IDX: PADI) dengan kode PADI-R akan berakhir pada 27 Juli 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru