back to top

Lampu Hijau dari BEI! Enam Saham yang Sempat Disetop Kini Aktif Lagi

EmTrust – Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali perdagangan saham PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX), PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS), PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK), PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE), dan PT Tirta Mahakam Resources Tbk (TIRT).

Pelaksana Harian Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Danny Yuskar Wibowo, dalam keterangan tertulis yang diterbitkan Senin (29/12), menyampaikan bahwa pembukaan kembali suspensi saham-saham tersebut berlaku mulai sesi I perdagangan tanggal 30 Desember 2025 di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.

BEI sebelumnya melakukan penghentian sementara perdagangan (suspensi) terhadap saham IRSX, BNBR, dan AYLS pada beberapa waktu berbeda, yakni 11 Desember, 16 Desember, serta 24 Oktober 2025. Langkah tersebut diambil menyusul terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan, sebagai bentuk perlindungan bagi investor.

Sementara itu, saham ROCK, CARE, dan TIRT juga sempat disuspensi oleh BEI masing-masing pada 8 Desember, 18 Desember, serta 12 Desember 2025. Alasan penghentian sementara perdagangan ketiga saham tersebut serupa, yakni adanya lonjakan harga kumulatif yang dinilai tidak wajar.

Dengan dibukanya kembali perdagangan saham-saham tersebut, BEI mengimbau investor agar tetap memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan masing-masing emiten serta mempertimbangkan risiko investasi secara cermat.

Artikel Terkait

INDY Terbitkan Utang USD100 Juta Buat Garap Tambang Emas di Sulsel

PT Indika Energy Tbk. (INDY) resmi menerbitkan surat utang senior senilai USD100 juta dengan kupon tetap 8,75% per tahun dan jatuh tempo pada 2029.

FOOD Minta Restu! Lepas Kantor di Equity Tower Rp18M

PT Sentra Food Indonesia Tbk. berencana melakukan transaksi afiliasi sekaligus transaksi material senilai Rp18 miliar melalui entitas anak usahanya, PT Kemang Food Industries (KFI).

RUPST Garuda (GIAA) Fokus Ubah Pengurus dan Saham Negara

Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan kode saham GIAA tidak membagikan dividen dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 yang digelar pada 13 Mei 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru