back to top

Melonjak 341% dari FCA, Pengendali ISAP Lepas 100 Juta Saham

Emitentrust.com – Salah satu pemegang saham utama PT Isra Presisi Indonesia Tbk (ISAP), yakni PT Dua Putra Bersinergi, dilaporkan telah melakukan pengurangan porsi kepemilikan saham melalui aksi divestasi.

Berdasarkan laporan kepemilikan pada 23 Januari 2026, transaksi tersebut dilakukan dengan tujuan divestasi dan telah dieksekusi pada 21 Januari 2026.

Diosebutkan PT Dua Putra Bersinergi menjual sebanyak 100.000.000 (seratus juta) saham ISAP dengan harga pelaksanaan Rp50 per lembar saham. Dengan demikian, total nilai transaksi dari aksi divestasi ini mencapai Rp5 miliar.

Sebelum transaksi berlangsung, PT Dua Putra Bersinergi tercatat menggenggam 2.125.940.000 saham atau setara dengan 52,88% dari total hak suara di perseroan. Setelah penjualan saham tersebut, kepemilikan menyusut menjadi 2.025.940.000 saham, atau sekitar 50,39% dari total hak suara.

Meski mengalami penurunan porsi kepemilikan, PT Dua Putra Bersinergi masih tetap berstatus sebagai pemegang saham pengendali di emiten yang bergerak di bidang komponen otomotif dan alat industri tersebut.

Seperti diketahui pada perdagangan hari ini Jumat (23/1) saham ISAP turun 1,82 ke level Rp54 per saham. Dalam sepekan terkahir naik 28 persen dari harga Rp42 pada 19 Januari 2026. Dalam sebulan naik 92 persen dari harga Rp28 pada 23 Desember 2025. Dalam enam bulan terbang 341 persen dari harga Rp12 pada 23 Juli 2025.

Artikel Terkait

IHSG Tutup Akhir Pekan Melonjak! Lewati Level 6.400

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan di zona hijau. Pada Jumat (7/8/2026), IHSG menguat 65,94 poin atau 1,04% ke level 6.409,65,

Eks Dirut BCA Borong Saham GJTL, Ada Sinyal Apa?

Saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) kembali mencuri perhatian. Tak hanya didukung perbaikan kinerja pada kuartal II-2026, emiten produsen ban terbesar di Indonesia ini juga memiliki deretan pemegang saham kelas kakap.

Bank Kasikorn (BMAS) Minta Restu Rights Issue 2,8 Miliar Saham

PT Bank KASIKORN Indonesia Tbk. (BMAS) berencana menggelar Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) IV atau rights issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 2.875.000.000 saham baru, setara 15,88% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru