back to top

CASH Melejit Ratusan Persen, Manajemen Bocorkan Right Issue

Emitentrust.com – Emiten teknologi finansial penyedia payment gateway, PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH), memberikan klarifikasi resmi kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi efek pada saham perseroan yang belakangan bergerak agresif.

Dalam sepekan terakhir, saham CASH tercatat melonjak 56% dari harga Rp107 pada 19 Januari 2026. Secara bulanan, saham ini naik 65,3% dari posisi Rp101 pada 23 Desember 2025, sementara dalam enam bulan terakhir CASH telah terbang hingga 165% dari level Rp63.

Bahkan pada perdagangan Jumat (23/1/2026), saham CASH kembali menyentuh auto reject atas (ARA) dengan kenaikan 9,7% ke level Rp167 per saham.

Menanggapi surat klarifikasi dari BEI, Presiden Direktur CASH Willy Chandry menyampaikan bahwa perseroan tengah mempersiapkan pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Salah satu agenda utama yang akan dimintakan persetujuan kepada pemegang saham adalah rencana penambahan modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau right issue.

Manajemen menjelaskan bahwa aksi korporasi tersebut ditujukan untuk memperkuat struktur permodalan guna mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan. Dana hasil right issue nantinya akan dialokasikan untuk kebutuhan modal kerja, sejalan dengan strategi ekspansi dan peningkatan penetrasi perseroan di industri platform pembayaran digital.

Terkait lonjakan harga saham di pasar, manajemen CASH menegaskan bahwa tidak terdapat informasi atau fakta material lainnya yang dapat memengaruhi nilai efek perseroan selain rencana RUPS tersebut. Perseroan juga memastikan tidak memiliki rencana aksi korporasi lain yang berpotensi berdampak pada status pencatatan saham (delisting) di Bursa Efek Indonesia dalam kurun waktu setidaknya tiga bulan ke depan.

Melalui klarifikasi ini, PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk menegaskan komitmennya untuk menjaga transparansi informasi serta menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) di tengah tingginya perhatian investor terhadap pergerakan saham perseroan.

Artikel Terkait

MDIY Bagi Dividen Rp443M! Investor Kebagian Rp17,62 per Saham, Ini Jadwalnya

PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp443,85 miliar kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut telah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)

TRIN Tak Bahas Dividen, RUPST Setujui Rombak Direksi

PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) memperoleh persetujuan pemegang saham atas seluruh agenda dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 10 Juni 2026. Salah satu keputusan penting dalam rapat

Rugi KRYA Bengkak Jadi Rp84M, Meski Pendapatan Melonjak 247% di 2025

PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) mencatatkan lonjakan pendapatan sepanjang 2025. Emiten konstruksi ini membukukan pendapatan bersih sebesar Rp216,25 miliar

Populer 7 Hari

Berita Terbaru