back to top

PADI Patok Rights Issue Rp50, Tanpa Standby Buyer

Emitentrust.com – PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) bersiap menggelar aksi korporasi Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue.

Dalam prospektus yang diterbitkan Kamis (9/4), disebutkan PADI akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 2,26 miliar saham baru atau setara 16,67% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah aksi korporasi.

Dengan harga pelaksanaan Rp50 per saham dan nilai nominal Rp25, perusahaan berpotensi meraup dana segar hingga Rp113,07 miliar.

Dana tersebut akan berasal dari saham portepel dan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.

Dalam skema rights issue ini, setiap 5 pemegang saham lama akan memperoleh 1 saham baru.

Aksi ini berpotensi menimbulkan dilusi kepemilikan hingga 16,67% bagi pemegang saham yang tidak mengambil haknya.

Pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 22 Mei 2026 berhak mengikuti aksi ini.

Adapun jadwal pelaksanaan sebagai berikut:

  • – Cum right: 20 Mei 2026
    – Ex right: 22 Mei 2026
    – Recording date: 22 Mei 2026
    – Perdagangan HMETD: 25 Mei – 11 Juni 2026.

Pada perdagangan Kamis (9/4) saham Pada berada pada level Rp100 per lembar.

Artikel Terkait

BEI Tetapkan Harga Teoretis WINS Jadi Rp525 Usai Dividen Saham

Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan harga teoretis saham PT Wintermar Offshore Marine Tbk sebesar Rp525 per saham setelah Perseroan melaksanakan aksi korporasi pembagian dividen saham dengan rasio 71:1.

BEI Layangkan Surat ke Emiten Milik Hapsoro (BUVA)

Bursa Efek Indonesia (BEI) melayangkan surat ke emiten milik Hapsoro yaitu PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) terkait volatilitas transaksi saham Perseroan beberapa terakhir ini.

BEI Umumkan Daftar Margin Terbaru! CUAN, GOTO, AMMN Masih Bertahan

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengumumkan daftar terbaru efek yang dapat ditransaksikan dan dijaminkan dalam transaksi margin untuk periode Juni 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru