Emitentrust.com – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) membuka tahun 2026 dengan kinerja impresif. Pengembang kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) ini mencatat marketing sales sebesar Rp987 miliar pada kuartal I 2026, melonjak 112% secara tahunan.
Lonjakan ini mencerminkan kuatnya permintaan terhadap properti premium, terutama di tengah dinamika global dan ketidakpastian geopolitik yang masih membayangi pasar.
Pertumbuhan marketing sales PANI terutama ditopang oleh segmen residensial. Minat tinggi terhadap hunian premium di kawasan PIK2 menjadi pendorong utama, dengan kontribusi dari sejumlah proyek unggulan seperti, Pasir Putih Residence, Rumah Milenial, Permata Hijau Residence, Padma, Pantai Bukit Villa dan Bukit Nirmala.
Di sisi lain, penjualan kaveling komersial juga menunjukkan kinerja solid, didorong oleh meningkatnya daya tarik kawasan CBD PIK2 sebagai pusat bisnis baru.
Prospek PIK2 semakin kuat dengan hadirnya berbagai katalis penting, seperti: Nusantara International Convention Exhibition (NICE) sebagai pusat MICE berskala besar Konektivitas melalui Tol KATARAJA yang terhubung ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta
Kombinasi ini diyakini akan meningkatkan traffic, aktivitas ekonomi, dan permintaan properti di kawasan tersebut.
PANI saat ini memiliki cadangan lahan sekitar 1.825 hektare, memperkuat posisinya sebagai salah satu pengembang kota mandiri terbesar di Indonesia.
Presiden Direktur Sugianto Kusuma menyatakan bahwa capaian awal tahun ini menunjukkan pengembangan PIK2 berada di jalur yang tepat.
Menurutnya, kawasan ini terus berkembang menjadi pusat ekonomi baru dengan ekosistem terintegrasi yang menarik baik bagi end-user maupun investor.
Dalam lima tahun terakhir, PANI secara konsisten mencatat pertumbuhan marketing sales. Hal ini mencerminkan: Strategi pengembangan kawasan yang solid, Eksekusi yang disiplin dan Kemampuan menjaga momentum di berbagai siklus pasar.
Dengan dukungan infrastruktur, positioning premium, dan ekspansi berkelanjutan, PANI optimistis PIK2 akan terus menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.
.


