back to top

PICO Sepakat Nihil Dividen, Laba Dialihkan ke Modal Kerja

Emitentrust.com – PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) memutuskan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 12 Juni 2026.

Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2025 dengan menyisihkan dana cadangan sebesar Rp100 juta guna memenuhi ketentuan Pasal 70 Undang-Undang Perseroan Terbatas (UUPT). Sementara sisa laba sebesar Rp4,89 miliar dibukukan sebagai laba ditahan untuk memperkuat modal kerja Perseroan.

“Sehubungan dengan laba bersih tahun 2025 tersebut, Perseroan tidak membagikan dividen,” demikian keputusan RUPS sebagaimana disampaikan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia.

RUPST dihadiri pemegang saham yang mewakili 430,17 juta saham atau setara 75,68% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah. Selain menyetujui laporan tahunan dan laporan keuangan tahun buku 2025, rapat juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2025.

Pemegang saham juga menyetujui pendelegasian kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026, termasuk menetapkan honorarium dan persyaratan penunjukannya.

Selain itu, RUPS memberikan persetujuan kepada Perseroan untuk menjaminkan lebih dari 50% hingga seluruh kekayaan bersih Perseroan guna memperoleh fasilitas pendanaan dari bank, perusahaan modal ventura, perusahaan pembiayaan, perusahaan pembiayaan infrastruktur maupun masyarakat melalui penerbitan efek selain saham. Perseroan menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kegiatan usaha dan tetap mematuhi ketentuan pasar modal yang berlaku.

Adapun susunan manajemen Perseroan tidak mengalami perubahan. Radius Wirawan Ko tetap menjabat sebagai Direktur Utama bersama Rubianto sebagai Direktur. Sementara jajaran Dewan Komisaris tetap dipimpin Darminto Darmadji sebagai Komisaris Utama dan Rodriques Kurniawan sebagai Komisaris Independen hingga berakhirnya masa jabatan pada 2028.

Pada perdagangan hari ini Rabu (17/6) saham PICO turun 2,94 persen di level Rp132.

Artikel Terkait

Lolos dari Sanksi Free Float, Dua Saham Ini Naik Kelas

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencabut status Efek Bersifat Ekuitas Dalam Pemantauan Khusus untuk dua emiten, yakni PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) dan PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP)

IHSG Ditutup Merah! Tiga Saham Unggulan Prajogo Rontok

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Rabu (17/6/2026) di zona merah setelah melemah 34,22 poin atau 0,55% ke level 6.220,74.

ASRI Bagi Dividen Rp1,5 per Lembar, Cum Date 19 Juni

PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp29,47 miliar atau Rp1,5 per saham kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2025.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru