back to top

Prodia (PRDA) Bagi Dividen 70% Laba 2025 Setara Rp162 per Saham

Emutentrust.com – PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) kembali menunjukkan komitmennya kepada pemegang saham dengan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025. Dalam rapat tersebut, perseroan menyetujui pembagian dividen tunai sebesar lebih dari Rp144 miliar, atau setara Rp162,68 per saham, dengan rasio payout yang meningkat menjadi 70% dari laba bersih.

Keputusan ini menjadi sinyal kuat bahwa kinerja keuangan Prodia tetap solid di tengah dinamika ekonomi, sekaligus bentuk apresiasi kepada investor.

Direktur Utama Liana Kuswandi menegaskan bahwa hasil RUPST juga mencakup perubahan struktur manajemen guna memperkuat arah bisnis ke depan. Menurutnya, langkah ini penting agar organisasi semakin adaptif, efisien, dan mampu menghadapi tantangan industri kesehatan yang terus berkembang.

“Keputusan strategis ini diharapkan membuat Perseroan lebih lincah dalam merespons dinamika bisnis serta menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sepanjang 2025, Prodia mencatat berbagai pencapaian penting. Perseroan meluncurkan 38 jenis tes baru, sekaligus menghadirkan layanan Next Generation Laboratory melalui Prodia Clinical Multiomics Centre (PCMC) berbasis teknologi spectrometry. Jaringan layanan juga terus diperluas menjadi 402 outlet di 34 provinsi, memperkuat posisi Prodia sebagai pemain utama di industri diagnostik nasional.

Tak hanya itu, ekspansi internasional mulai dijajaki melalui kemitraan dengan sejumlah negara seperti Taiwan, Malaysia, dan Timor Leste. Transformasi digital juga menunjukkan hasil positif, tercermin dari lonjakan lebih dari 70% YoY jumlah unduhan aplikasi U by Prodia.

Langkah strategis lainnya adalah masuk ke bisnis terapi regeneratif melalui akuisisi 30% saham PT Prodia Stemcell Indonesia (ProSTEM), yang menjadi fondasi pengembangan layanan kesehatan berbasis precision medicine.

Artikel Terkait

BEI Telisik Rencana Right Issue Grup Lippo (MPPA) Rp1,2T

PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) akhirnya buka suara atas permintaan penjelasan lanjutan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue.

EMAS Putuskan Tak Bagi Dividen 2025, Ini Alasannya

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMA) memutuskan tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 22 April 2026.

Bank Permata (BNLI) Catat Laba Rp920M, Naik 16,6% di Kuartal I 2026

PT Bank Permata Tbk (BNLI) hingga kuartal I-2026 mwncatatkan laba bersih sebesar Rp920,10 miliar meningkat 16,6% dibandingkan Rp788,97 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru