Emitentrust.com – PT Quantum Clovera Investama Tbk (KREN) sepanjang 2025 kian tertekan. Perseroan mencatat rugi bersih sebesar Rp183,34 miliar, melonjak sekitar 168% dibandingkan rugi Rp68,35 miliar pada 2024.
Lonjakan kerugian ini terjadi di tengah penurunan tajam pendapatan serta meningkatnya tekanan beban operasional dan beban lain-lain.
Dalam laporan keuangan yang dikutip Sabtu (18/4) dissbutkan, sepanjang 2025, pendapatan neto KREN tercatat Rp4,61 triliun, turun sekitar 35,3% dari Rp7,13 triliun pada 2024.
Di sisi lain, total beban masih tinggi di level Rp4,74 triliun, sehingga mendorong rugi usaha melebar menjadi Rp126,53 miliar, dari sebelumnya rugi Rp41,87 miliar.
Tekanan juga datang dari pos non-operasional. Total beban lain-lain bersih meningkat menjadi Rp39,04 miliar, dipicu antara lain oleh beban keuangan Rp17,56 miliar serta rugi selisih kurs Rp11,38 miliar dan penurunan nilai aset tetap Rp10,73 miliar.
Alhasil, rugi sebelum pajak membengkak menjadi Rp167,75 miliar, sebelum akhirnya ditutup dengan rugi bersih Rp183,34 miliar setelah pajak.
Rugi yang lebih dalam juga berdampak pada kinerja per saham. Rugi per saham dasar (EPS) tercatat Rp7,12, anjlok dari posisi Rp1,82 pada tahun sebelumnya.
Dari sisi atribusi, rugi bersih mayoritas berasal dari pemilik entitas induk: Rp129,70 miliar dan kepentingan nonpengendali: Rp53,64 miliar.
Total aset KREN per akhir 2025 tercatat Rp2,60 triliun, turun dari Rp2,78 triliun pada 2024.
Sementara itu, total ekuitas juga mengalami penurunan menjadi Rp1,85 triliun, dari sebelumnya Rp2,01 triliun. Penurunan ini sejalan dengan akumulasi kerugian sepanjang tahun berjalan.
Di sisi likuiditas, kas dan setara kas tercatat Rp182,81 miliar, turun dari Rp205,51 miliar pada tahun sebelumnya.
Menariknya, arus kas operasi mulai menunjukkan perbaikan dengan arus kas positif Rp16,79 miliar, berbalik dari negatif Rp49,03 miliar di 2024.
Namun, tekanan tetap terlihat dari arus kas investasi negatif Rp5,83 miliar dan arus kas pendanaan negatif Rp33,67 miliar.
Sehingga kas bersih tetap turun Rp22,7 miliar sepanjang tahun 2025.
Perlu diktetahui KREN saat ini sahamnya diperdagangkan di papan pemantauan khusus dengan sistem transaksi FCA pada harga Rp16
PT Quantum Clovera Investama Tbk (KREN), dahulunya PT Kresna Graha Investama Tbk yang dimiliki oleh Michael Steven yang bergerak sebagai integrator bisnis digital Indonesia; berinvestasi, khususnya, pada aset di sektor ekonomi baru.
Perusahaan ini didirikan pada tahun 1999 dan mulai beroperasi secara komersial setahun setelahnya. Perusahaan ini melakukan IPO pada tahun 2002.


