back to top

SANF Setujui Dividen Puluhan Miliar, Dibayar Mei 2026

Emitentrust.com – Perusahaan pembiayaan PT Surya Artha Nusantara Finance (SANF) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp74,73 miliar dari laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp249,14 miliar.

Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan yang digelar pada 16 Maret 2026.

Berdasarkan hasil rapat, total dividen yang dibagikan kepada pemegang saham mencapai Rp74.735.058.710. Sebagian dividen sebesar Rp22,42 miliar telah lebih dahulu dibayarkan sebagai dividen interim pada 23 Oktober 2025, sementara sisanya sekitar Rp52,31 miliar akan dibayarkan kepada pemegang saham paling lambat 18 Mei 2026.

Adapun penerima dividen terbesar berasal dari pemegang saham utama, yakni PT Sedaya Multi Investama, Marubeni Corporation, serta PT Marubeni Indonesia.

Selain pembagian dividen, pemegang saham juga menyetujui pengalokasian Rp25 juta sebagai dana cadangan, sementara sekitar Rp174,38 miliar dibukukan sebagai laba ditahan untuk memperkuat permodalan perusahaan.

RUPST juga menetapkan susunan direksi dan dewan komisaris baru perseroan yang akan menjabat hingga RUPST tahun 2028, dengan komposisi sebagai berikut:

Direksi

Presiden Direktur: Wempy Kunto Wiambodo

Direktur: Handri Susanto

Direktur: Maria Inawati Bernard

Direktur: Kiyoshi Kuribara.

Dewan Komisaris

Presiden Komisaris: Hamdani Dzulkarnaen Salim

Komisaris: Arietta Adrianti

Komisaris: Takashi Araki

Komisaris Independen: Buntoro Muljono

Komisaris Independen: Handoko Pranoto

Pengangkatan sejumlah pejabat tersebut akan efektif setelah memperoleh persetujuan fit and proper test dari Otoritas Jasa Keuangan.

Artikel Terkait

Dua Direktur Bank Jatim (BJTM) Kompak Serok Saham Jelang Cum Dividen

Dua direksi PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) kompak menambah kepemilikan saham perseroan melalui transaksi pembelian di pasar pada 18 Mei 2026.

Rosan Ungkap Saham Bank RI Murah, PBV di Bawah 1 Kali

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menilai saham-saham sektor perbankan di Bursa Efek Indonesia (BEI) saat ini masih berada pada level undervalued atau di bawah harga wajarnya.

Pemilik Manfaat Akhir SIDO Serok Saham Harga Atas

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) menyampaikan bahwa Direktur sekaligus pemilik manfaat akhir perseroan, Irwan Hidayat, menambah kepemilikan sahamnya pada 13 Mei 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru