back to top

WIKA Digugat PKPU! Manajemen Buka Suara, Klaim Bisnis Tetap Jalan

EmTrust – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menyampaikan laporan informasi atau fakta material terkait adanya permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diajukan kepada perseroan.

Dalam keterbukaan informasi tertanggal 29 Desember 2025, manajemen WIKA menjelaskan bahwa gugatan PKPU tersebut diajukan oleh PT Abacurra Indonesia dan telah terdaftar di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan nomor perkara 406/Pdt.Sus-PKPU/2025/PN.Niaga.Jkt.Ps. Sidang pertama atas perkara tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 29 Desember 2025

Manajemen WIKA menegaskan, permohonan PKPU tersebut tidak memberikan dampak signifikan terhadap kinerja keuangan maupun kegiatan operasional perseroan. Hingga saat ini, aktivitas usaha WIKA tetap berjalan normal di seluruh lini bisnisnya.

Sebagai perusahaan terbuka, WIKA menyampaikan laporan ini guna memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 45/POJK.04/2024 tentang Pengembangan dan Penguatan Emiten dan Perusahaan Publik juncto POJK Nomor 31/POJK.04/2015 mengenai keterbukaan atas informasi atau fakta material.

Perseroan yang bergerak di bidang konstruksi, industri pabrikasi, energi, energi terbarukan, serta pengembangan infrastruktur tersebut menyatakan akan tetap mematuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta menjaga transparansi informasi kepada publik dan pemangku kepentingan.

Artikel Terkait

MORA Targetkan 5 Juta Homepass Baru Usai Merger

PT Ekamas Mora Republik Tbk (MoraRepublic atau IDX:MORA) menyiapkan langkah ekspansi agresif sepanjang 2026 dengan memperluas ekosistem infrastruktur digital nasional. Setelah resmi menyelesaikan penggabungan usaha, perusahaan

Rugi Hampir Rp23M, FLMC Putuskan Nihil Dividen

PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC) memutuskan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025 setelah Perseroan membukukan rugi bersih sebesar Rp22,96 miliar.

Putra Prajogo Pangestu Angkut Saham TPIA di Harga Rp1.860 per Lembar

Wakil Presiden Direktur PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), Baritono Prajogo Pangestu, yang juga salah satu putra dari konglomerat Prajogo Pangestu kembali menambah kepemilikan sahamnya

Populer 7 Hari

Berita Terbaru