back to top

SMDR Habiskan Dana Hasil Sukuk Rp496M

Emtrust – PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) melaporkan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2025 yang telah terserap sepenuhnya. Dana jumbo hampir Rp496 miliar tersebut digunakan untuk memperkuat infrastruktur strategis Perseroan.

Berdasarkan laporan penggunaan dana yang disampaikan kepada publik, Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap II SMDR telah memperoleh pernyataan efektif pada 1 Juli 2025 dengan total nilai penawaran sebesar Rp500 miliar.

Dari jumlah tersebut, Perseroan mencatat biaya penawaran umum sebesar Rp4,02 miliar, sehingga hasil realisasi bersih mencapai Rp495,98 miliar. Seluruh dana bersih tersebut kini telah digunakan 100%, tanpa menyisakan saldo.

Farida Helianti Sastrosatomo Corporate Secretary SMDR mengungkapkan bahwa seluruh dana hasil sukuk dialokasikan sesuai dengan prospektus, yakni untuk pengembangan dan penguatan fasilitas pendukung operasional maritim, meliputi:

Fasilitas shipyard meliputi jetty dan floating area, serta fasilitas penunjang seperti kantor dan workshop, hangar, dan sistem pengelolaan limbah (waste management). Dengan realisasi penuh tersebut, sisa dana tercatat nihil.

Rincian biaya emisi, adapun biaya Penawaran Umum Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap II SMDR mencakup antara lain biaya penjaminan emisi (underwriting fee), biaya penyelenggaraan dan penjualan.

Kemudian jasa profesi dan lembaga penunjang pasar modal, biaya konsultasi keuangan, serta biaya lain-lain yang terkait langsung dengan penerbitan. Total biaya emisi tersebut setara dengan sekitar 0,8% dari total dana penawaran.

Langkah optimalisasi dana ini menegaskan strategi Samudera Indonesia dalam memperkuat basis infrastruktur logistik dan pelayaran, sejalan dengan kebutuhan ekspansi dan efisiensi operasional jangka panjang.

Artikel Terkait

BEI Umumkan Saham Dikuasai Segelintir Investor, Ini Emitennya!

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengeluarkan pengumuman penting terkait sejumlah emiten yang memiliki kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration per 31 Maret 2026.

Bengkak 348%! PTPP Rugi Hampir Rp8T di 2025

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp7,99 triliun sepanjang 2025, membengkak sekitar 348% dibandingkan rugi Rp1,78 triliun pada 2024 (YoY).

KB Bank (BBKP) Tinggalkan Rugi Triliunan di 2025

PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) (sebelumnya Bank Bukopin) berhasil membalikkan kinerja secara signifikan sepanjang 2025 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp66,6 miliar, berbanding terbalik dari rugi Rp6,33 triliun pada 2024,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru