back to top

Siapkan Dana Jumbo, Pegadaian Guyur Rp752 Miliar Demi Bayar Sukuk Jatuh Tempo!

EmTrust – PT Pegadaian menyatakan kesiapannya untuk melakukan pembayaran pokok Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Pegadaian Tahap III Tahun 2024 yang akan segera memasuki masa jatuh tempo pada awal tahun depan.

Berdasarkan surat resmi perusahaan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), instrumen syariah dengan nilai nominal mencapai Rp752.005.000.000 (tujuh ratus lima puluh dua miliar lima juta rupiah) tersebut dijadwalkan jatuh tempo pada tanggal 4 Januari 2026.

Kepala Divisi Tresuri PT Pegadaian, Luh Putu Andarini, menyampaikan bahwa perusahaan telah menyusun strategi pendanaan untuk memenuhi kewajiban tersebut kepada para pemegang sukuk. Sumber dana untuk pelunasan pokok sukuk ini dipastikan akan berasal dari fasilitas pinjaman perbankan yang dimiliki perusahaan.

“Proyeksi sisa plafon perbankan per 31 Desember 2025 dipastikan mencukupi untuk melunasi surat utang sebesar Rp752.005.000.000,” tulis manajemen Pegadaian dalam dokumen tertulisnya.

Sebagai informasi, Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Pegadaian Tahap III Tahun 2024 ini pertama kali diterbitkan pada 24 Desember 2024. Langkah proaktif perusahaan dalam melaporkan kesiapan dana ini merupakan bentuk kepatuhan terhadap regulasi pasar modal dan komitmen menjaga kepercayaan investor.

Hingga saat ini, kondisi likuiditas PT Pegadaian tetap terjaga dengan dukungan plafon perbankan yang memadai, sehingga proses pelunasan diprediksi akan berjalan sesuai jadwal tanpa kendala berarti.

Artikel Terkait

ADMR Bagi Dividen USD120 Juta, Cum Date 27 April 2026

Emiten tambang mineral PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) emiten milik Boy Thohir resmi mengumumkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025

Quantum (KREN) Boncos! Rugi Bengkak 168% di 2025

PT Quantum Clovera Investama Tbk sepanjang 2025 kian tertekan. Perseroan mencatat rugi bersih sebesar Rp183,34 miliar, melonjak sekitar 168% dibandingkan rugi Rp68,35 miliar pada 2024.

Pengelola gerai KFC (FAST) Rugi Rp369M, Susut 53,7% di 2025

PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) emiten makanan siap saji KFC mencatatkan perbaikan kinerja signifikan sepanjang 2025 meski masih membukukan rugi bersih.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru