back to top

Seluruh Sektor Kompak Menguat! IHSG Ditutup Ke Level 9.000

Emitentrust.com– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Rabu (14/1/2026) dengan penguatan solid dan bertahan di atas level psikologis 9.000. IHSG ditutup menguat 84,28 poin atau 0,94% ke posisi 9.032,58.

Penguatan IHSG berlangsung menyeluruh seiring seluruh indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI) kompak bergerak di zona hijau dan menopang laju kenaikan indeks.

Sektor dengan kinerja terbaik pada perdagangan hari ini adalah sektor barang konsumen siklikal yang melonjak 3,21%. Selanjutnya, sektor infrastruktur menguat 2,21%, disusul sektor perindustrian yang naik 1,97%.

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi saham di bursa hari ini terbilang ramai. Total volume perdagangan mencapai 63,31 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp28,74 triliun. Sebanyak 440 saham tercatat menguat, 240 saham melemah, dan 128 saham stagnan.

Pada jajaran saham unggulan LQ45, Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) memimpin daftar top gainers setelah melonjak 6,42%. Disusul Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang menguat 5,41%, serta XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) yang naik 5,12%.

Sementara itu, saham-saham LQ45 yang berada di zona merah di antaranya Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) yang terkoreksi 4,74%, Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) turun 3,78%, serta Vale Indonesia Tbk (INCO) yang melemah 3,66%.

Artikel Terkait

Grup Bakrie (BNBR) Kantongi Restu Right Issue

Laba bersih Perseroan selama 2025 sebesar Rp 502,74 miliar, naik 49,6% dibanding tahun sebelumnya Pendapatan bersih Perseroan selama 2025 sebesar Rp 3,74 triliun

Laba CMRY Melejit 34%! Tembus Rp2T di 2025

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) mencatat kinerja gemilang sepanjang 2025. Perseroan membukukan laba bersih Rp2,03 triliun, melonjak sekitar 34,4% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp1,51 triliun.

Pengendali HILL Bolak – Balik Transaksi Jutaan Lembar Harga Gocap

Pemegang saham pengendali PT Hillcon Tbk (HILL), yakni PT Hillcon Equity Management, tercatat melakukan aksi jual sekaligus beli saham dalam dua hari berurutan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru