back to top

Harga Naik, Pengendali HILL Lego 13,3 Juta Saham

Emitentrust.com – PT Hillcon Tbk (HILL), menyampaikan bahwa Hillcon Equity Management selaku pengendali telah mengurangi porsi kepemilikan sahamnya di emiten jasa pertambangan dan konstruksi tersebut pada 21 Januari 2025.

Dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tertanggal 23 Januari 2026, perusahaan induk tersebut melepas jutaan lembar saham dengan tujuan investasi.

Berdasarkan data laporan kepemilikan Jumat (23/1), Hillcon Equity Management melakukan penjualan sebanyak 13.389.300 unit saham pada tanggal 21 Januari 2026.

Transaksi tersebut dieksekusi pada harga pelaksanaan Rp160 per lembar saham, sehingga total nilai divestasi parsial ini mencapai sekitar Rp2,14 miliar. Saham yang ditransaksikan merupakan saham biasa dengan status kepemilikan langsung.

Sebelum transaksi ini dilakukan, Hillcon Equity Management menggenggam sebanyak 6.304.013.000 unit saham atau setara dengan 42,76% dari total hak suara. Setelah aksi penjualan tersebut, jumlah kepemilikan saham mereka menyusut menjadi 6.290.623.700 unit saham, yang kini mewakili 42,67% hak suara di perseroan.

Pada perdagangan hari ini Jumat (23/1) naik 2,58 persen ke level Rp159 per lembar. HILL dalam sepekan terakhir drop 8,6 persen dari harga Rp173 pada 19 Januari 2026.

Artikel Terkait

BNI Beri Hadiah 16,38 Juta Saham Treasuri ke Karyawan

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) resmi menyelesaikan pengalihan seluruh saham hasil pembelian kembali saham (buyback) tahun 2025 sebanyak 16,38 juta lembar saham untuk pelaksanaan Program Kepemilikan Saham Pegawai (Employee Share Ownership Program/ESOP).

Begini Kata Penilai Soal Transaksi Afiliasi SMKM Rp30M

PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM) memperoleh pendapat kewajaran dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Ihot Dollar & Raymond terkait rencana pemberian pinjaman kepada perusahaan afiliasi, Panasia Aquaculture Pte. Ltd..

Emiten Asuhan Hermanto Tanoko (MERI) Putuskan Tahan Seluruh Laba 2025

PT Merry Riana Edukasi Tbk memutuskan untuk tidak membagikan dividen dari laba tahun buku 2025. Seluruh laba bersih perseroan akan digunakan untuk mendukung pengembangan usaha dan memperkuat modal kerja.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru