back to top

ELPI Tambah Armada Rp38 Miliar, Kontrak Migas Jadi Mesin Pendapatan Baru

EmTrust – Emiten pelayaran, PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI), mengumumkan pelaksanaan transaksi afiliasi berupa pembelian satu unit kapal crew boat senilai Rp38 miliar. Langkah strategis ini diambil untuk memenuhi kebutuhan kontrak baru di sektor minyak dan gas (migas).

Dalam keterbukaan informasi yang dirilis pada 30 Januari 2026, manajemen ELPI menjelaskan bahwa transaksi dilakukan dengan PT Ekalya Purnamasari Offshore (ELPIO), yang merupakan entitas anak perusahaan dengan kepemilikan saham sebesar 95%. Objek transaksi adalah kapal bernama JAWARA 3401, sebuah crew boat dengan panjang 33,70 meter dan tonase kotor (GT) 181.

Sekretaris Perusahaan ELPI, Wawan Heri Purnomo, menyampaikan bahwa pembelian kapal ini dilatarbelakangi oleh keberhasilan perseroan memenangkan tender satu unit kapal crew boat pada Kontraktor Kontrak Kerjasama (K3S) migas. Kontrak tersebut memiliki durasi awal 180 hari dengan potensi perpanjangan kontrak jangka panjang hingga 5 tahun.

“Transaksi ini diharapkan memberikan dampak positif bagi ELPI dalam bentuk penambahan pendapatan (revenue) serta mendukung kelangsungan usaha secara berkelanjutan di bidang offshore support vessel,” ungkap manajemen dalam laporannya.

Selain untuk memenuhi kontrak, langkah ini juga merupakan strategi untuk mencegah kapal tersebut jatuh ke tangan kompetitor, mengingat ketersediaan armada merupakan faktor kunci dalam keberlangsungan usaha di industri offshore.

Artikel Terkait

RUPST Amman Mineral (AMMN) Setujui Susunan Direksi Baru

PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) resmi menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 19 Mei 2026.

BEI Umumkan Saham Baru dan Perubahan Bobot di ABX-DBX, Efektif 29 Mei

Bursa Efek Indonesia atau BEI (BEI) resmi mengumumkan hasil evaluasi mayor untuk indeks ABX dan DBX melalui Pengumuman No. Peng-00084/BEI.POP/05-2026

IHSG Ditutup Nyaris Jebol Level 6.000, Seluruh Sektor Kompak Merah!

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok tajam pada akhir perdagangan Kamis (21/5/2026). IHSG merosot 223,55 poin atau 3,54% ke level 6.094,94 setelah sepanjang hari bergerak fluktuatif.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru