back to top

Prima Multi (PMUI) Ekspansi ke Bisnis Perhotelan

Emitentrust.com – Emiten perdagangan besar telekomunikasi dan konsultasi manajemen, PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI), secara resmi mengumumkan pembentukan anak perusahaan baru yang bergerak di bidang perhotelan. Langkah strategis ini dilakukan untuk mendukung pengembangan kegiatan usaha perseroan di masa depan.

Dalam keterbukaan informasi yang dirilis pada Rabu (11/2), Direktur PMUI Ari Purwandini menyampaikan bahwa pembentukan entitas baru bernama PT Griya Prima Indonesia tersebut telah dilaksanakan pada 10 Februari 2026.

“Pembentukan anak perusahaan tersebut bertujuan untuk mendukung pengembangan kegiatan usaha Perseroan,” ujar Ari dalam dokumen resmi tersebut.

Rincian Struktur Modal dan Kepemilikan Anak usaha baru ini berkedudukan di Kabupaten Cirebon. Berdasarkan rincian modal, PT Griya Prima Indonesia memiliki modal dasar senilai Rp1.000.000.000 (satu miliar rupiah) dengan modal ditempatkan dan disetor penuh sebesar Rp250.000.000 (dua ratus lima puluh juta rupiah).

Dalam struktur kepemilikan, PMUI bertindak sebagai pemegang saham mayoritas mutlak dengan penguasaan sebesar 99,6%. Dampak Operasional dan Keuangan Meski melakukan ekspansi ke sektor hospitality (perhotelan), manajemen menegaskan bahwa aksi korporasi ini tidak akan mengganggu stabilitas internal perusahaan.

“Pembentukan anak perusahaan ini tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan,” tambah Ari.

Langkah ini menandai diversifikasi unit bisnis PMUI yang sebelumnya fokus pada bidang perdagangan besar telekomunikasi dan aktivitas konsultasi manajemen.

Artikel Terkait

Grup Bakrie (BNBR) Kantongi Restu Right Issue

Laba bersih Perseroan selama 2025 sebesar Rp 502,74 miliar, naik 49,6% dibanding tahun sebelumnya Pendapatan bersih Perseroan selama 2025 sebesar Rp 3,74 triliun

Laba CMRY Melejit 34%! Tembus Rp2T di 2025

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) mencatat kinerja gemilang sepanjang 2025. Perseroan membukukan laba bersih Rp2,03 triliun, melonjak sekitar 34,4% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp1,51 triliun.

Pengendali HILL Bolak – Balik Transaksi Jutaan Lembar Harga Gocap

Pemegang saham pengendali PT Hillcon Tbk (HILL), yakni PT Hillcon Equity Management, tercatat melakukan aksi jual sekaligus beli saham dalam dua hari berurutan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru