back to top

Grup Lippo (MPPA) Ungkap Gelar Right Issue Buat Akuisisi Properti di 5 Kota

Emitentrust.com – PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) mengumumkan rencana penambahan modal melalui skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue dengan jumlah maksimal penerbitan mencapai 24 miliar saham baru.

Manajemen MPPA dalam keterangannya pada 19 Februari 2026, menyebutkan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 30 Maret 2026.

Dana hasil rights issue ini akan difokuskan untuk pembelian sejumlah aset properti strategis yang sebagian besar berasal dari pihak terafiliasi dalam grup usaha.

Antara lain mengakuisisi, Bangunan di Mall City of Tomorrow Surabaya seluas 16.138 m² milik PT Citra Cito Perkasa, Tanah dan bangunan di Gresik, Jawa Timur milik PT Panca Megah Utama.

Selain itu tanah dan bangunan di Bogor milik PT Surya Asri Lestari. Aset komersial di kawasan Malioboro, Yogyakarta milik PT Nusa Malioboro Indah dan Lahan seluas 38.169 m² di Kawasan Industri Graha Balaraja, Tangerang milik PT Balaraja Sentosa.

Seluruh transaksi pembelian tersebut telah mempertimbangkan penilaian dan pendapat kewajaran dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Iwan Bachron & Rekan serta KJPP Kusnanto & Rekan.

Sisa dana hasil rights issue akan digunakan untuk modal kerja Perseroan dan/atau penyertaan modal kepada entitas anak, guna mendukung kegiatan usaha operasional.

Artikel Terkait

BEI Umumkan Saham Dikuasai Segelintir Investor, Ini Emitennya!

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengeluarkan pengumuman penting terkait sejumlah emiten yang memiliki kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration per 31 Maret 2026.

Bengkak 348%! PTPP Rugi Hampir Rp8T di 2025

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp7,99 triliun sepanjang 2025, membengkak sekitar 348% dibandingkan rugi Rp1,78 triliun pada 2024 (YoY).

KB Bank (BBKP) Tinggalkan Rugi Triliunan di 2025

PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) (sebelumnya Bank Bukopin) berhasil membalikkan kinerja secara signifikan sepanjang 2025 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp66,6 miliar, berbanding terbalik dari rugi Rp6,33 triliun pada 2024,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru