back to top

IHSG Ditutup Anjlok 1,62%, Hampir Semua Sektor Merah

Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada akhir perdagangan Jumat (6/3/2026). IHSG merosot 124,85 poin atau 1,62% ke level 7.585,68.

Pelemahan IHSG terjadi seiring seluruh indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia bergerak di zona merah.

Sektor yang mengalami penurunan terdalam adalah sektor perindustrian yang anjlok 3,37%, disusul sektor barang konsumen non primer turun 3,34%, sektor energi melemah 2,86%, sektor barang baku terkoreksi 2,23%, sektor infrastruktur turun 1,77%, serta sektor properti dan real estat yang merosot 1,37%.

Selain itu, sektor keuangan juga turun 1,19%, sektor kesehatan melemah 1,02%, sektor barang konsumen primer terkoreksi 0,68%, sektor teknologi turun 0,42%, serta sektor transportasi yang melemah 0,31%.

Aktivitas perdagangan saham di bursa tercatat mencapai volume 33,94 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp17,64 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 555 saham melemah, 168 saham menguat, dan 94 saham stagnan.

Di jajaran saham unggulan indeks LQ45, penurunan terdalam dialami oleh PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) yang merosot 8,46% ke level Rp9.200 per saham. Disusul PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang turun 4,89% ke Rp1.555 per saham serta PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) yang terkoreksi 4,55% ke Rp735 per saham.

Sementara itu, saham yang mencatatkan penguatan terbesar di indeks LQ45 dipimpin oleh PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang naik 5,82% ke Rp7.725 per saham. Diikuti PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) yang menguat 3,85% ke Rp26.975 per saham serta PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) yang naik 1,90% ke Rp1.340 per saham.

Artikel Terkait

BEI Jatuhkan 845 Sanksi ke 494 Emiten di Q1 2026

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas pasar modal dengan menjatuhkan 845 sanksi kepada 494 perusahaan tercatat

Waskita Karya (WSKT) Rugi Rp778M di Kuartal I 2026

Waskita Karya (Persero) Tbk mencatatkan perbaikan kinerja pada kuartal I-2026 meski masih berada dalam tekanan. Perseroan membukukan rugi bersih sebesar Rp778,85 miliar hingga 31 Maret 2026, menyempit 42,9% dibandingkan rugi bersih Rp1,36 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Rugi WSBP Membengkak 65%! Beban Naik, Margin Ambruk di Kuartal I 2026

Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mencatatkan kinerja yang masih tertekan pada kuartal I-2026. Perseroan membukukan rugi bersih sebesar Rp144,70 miliar hingga 31 Maret 2026, meningkat 65,6% dibandingkan rugi bersih Rp87,40 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya

Populer 7 Hari

Berita Terbaru