back to top

COCO Minta Restu Right Issue 10,6 Miliar Saham

Emitentrust.com- Emiten produsen kakao dan cokelat PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) berencana melakukan aksi korporasi besar melalui penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) III atau rights issue.

Berdasarkan keterbukaan informasi Rabu (11/3) perseroan berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 10.678.365.882 saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham. Seluruh saham baru tersebut akan memiliki hak yang sama dengan saham lama, termasuk hak atas dividen.

Selain saham baru, perseroan juga berencana menerbitkan waran yang akan menyertai pelaksanaan rights issue tersebut. Jumlah waran yang akan diterbitkan maksimal 35% dari jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan.

Manajemen menyebutkan bahwa saham baru hasil aksi korporasi ini nantinya akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia sesuai ketentuan yang berlaku.

Perseroan berencana meminta persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 17 April 2026.

Adapun dana yang diperoleh dari rights issue ini akan digunakan untuk akuisisi dan belanja modal (capital expenditure) baik di tingkat perseroan maupun entitas anak guna mendukung ekspansi bisnis.

Manajemen menilai langkah tersebut diharapkan dapat menjadi sumber pendanaan untuk memperluas portofolio usaha sekaligus meningkatkan skala bisnis perseroan di industri kakao dan cokelat.

Artikel Terkait

KIJA Ungkap Restrukturisasi Kepemilikan Anak Usaha, Ini Detailnya

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) melaporkan transaksi afiliasi senilai total Rp2,16 miliar sebagai bagian dari penataan kepemilikan pada salah satu entitas anak usaha. Perseroan menegaskan transaksi tersebut tidak berdampak material

Adhi Commuter Properti (ADCP) Bebas dari Ancaman PKPU

PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) terbebas dari proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) setelah Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menolak permohonan yang diajukan PT Tyang Tehnik Seisoku.

BEI Soroti Perubahan Komposisi Saham dan Arah Bisnis Remala Abadi (DATA)

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam suratnya tertanggal 22 Juli 2026 meminta penjelasan PT Remala Abadi Tbk (DATA) terkait perubahan komposisi saham, pengendali dan transaksi material berupa fasilitas pinjaman dan arah bisnis.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru