Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih melanjutkan tren pelemahan hingga akhir perdagangan sesi pertama, Senin (6/4/2026). IHSG turun 55,78 poin atau 0,79% ke level 6.971,01.
Pelemahan IHSG terjadi seiring tekanan pada mayoritas indeks sektoral. Sektor barang konsumen primer menjadi pemberat utama setelah anjlok 1,4%.
Selanjutnya, sektor transportasi dan logistik melemah 1,37%, disusul sektor infrastruktur yang turun 1,32% serta sektor teknologi yang terkoreksi 0,79%.
Tekanan juga terlihat pada sektor kesehatan yang turun 0,73%, sektor keuangan melemah 0,72%, serta sektor properti dan real estate yang turun 0,29%.
Di tengah tekanan tersebut, sejumlah sektor masih mampu mencatatkan penguatan. Sektor barang konsumen non-primer memimpin kenaikan dengan lonjakan 1,61%, diikuti sektor perindustrian yang naik 1,43% serta sektor energi yang menguat 0,51%. Sementara itu, sektor barang baku naik tipis 0,02%.
Dari sisi aktivitas perdagangan, total volume transaksi mencapai 17,75 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp8,48 triliun. Sebanyak 425 saham melemah, 239 saham menguat, dan 149 saham stagnan.
Sejumlah saham yang mencatat kenaikan harga antara lain ARKO yang naik Rp675 menjadi Rp6.975 per saham, MKPI menguat Rp575 ke Rp23.175, serta IFSH yang naik Rp445 menjadi Rp2.240 per saham.
Sementara itu, saham-saham yang mengalami tekanan di antaranya DSSA yang turun Rp5.875 menjadi Rp64.500 per saham, RLCO melemah Rp850 ke Rp5.300, serta SMMA yang turun Rp725 menjadi Rp14.225 per saham.
Adapun saham yang paling aktif diperdagangkan antara lain BUMI dengan frekuensi 74.525 kali senilai Rp1,07 triliun, diikuti DEWA sebanyak 41.362 kali senilai Rp520 miliar, serta BULL sebanyak 33.258 kali dengan nilai transaksi Rp277 miliar.
Pada indeks LQ45, saham dengan pelemahan terdalam (top losers) dipimpin oleh Barito Renewables Energy Tbk yang turun 11,04%. Disusul Dian Swastatika Sentosa Tbk yang melemah 8,35% serta Mitra Adiperkasa Tbk yang turun 4,6%.
Sebaliknya, saham yang mencatat penguatan (top gainers) di LQ45 antara lain Bumi Resources Tbk yang naik 6,14%, Amman Mineral Internasional Tbk yang menguat 2,98%, serta Bukit Asam Tbk yang naik 2,75%.


