back to top

Laba KING Ambles 51%, Pendapatan Anjlok 43% di Kuartal I-2026

Emitentrust.com – PT Hoffmen Cleanindo Tbk (KING) mencatatkan penurunan laba bersih sepanjang tahun buku 2025. Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp5,61 miliar, turun sekitar 51,7% dibandingkan Rp11,61 miliar pada 2024.

Sejalan dengan itu, pendapatan bersih perseroan juga mengalami kontraksi signifikan. Hingga akhir 2025, pendapatan tercatat sebesar Rp122,38 miliar atau turun 43,1% dari Rp215,12 miliar pada tahun sebelumnya.

Dari sisi operasional, beban pokok pendapatan turun menjadi Rp91,11 miliar dari Rp179,78 miliar. Namun demikian, laba kotor tetap tertekan menjadi Rp31,27 miliar atau turun sekitar 11,5% dari Rp35,34 miliar.

Tekanan juga terlihat pada laba usaha yang anjlok menjadi Rp6,97 miliar dari Rp15,35 miliar pada 2024, atau turun sekitar 54,6%. Penurunan ini dipengaruhi oleh beban umum dan administrasi yang meningkat menjadi Rp23,60 miliar.

Sementara itu, laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp7,18 miliar, turun 52,4% dibandingkan Rp15,08 miliar pada periode sebelumnya.

Dari sisi neraca, total aset perseroan menyusut menjadi Rp139,17 miliar per 31 Desember 2025, turun sekitar 13,1% dari Rp160,12 miliar pada 2024. Penurunan ini terutama dipicu oleh berkurangnya aset lancar, termasuk investasi jangka pendek.

Di sisi lain, total liabilitas meningkat menjadi Rp70,30 miliar dari Rp54,95 miliar, atau naik sekitar 27,9%, seiring kenaikan utang lain-lain pihak ketiga.

Ekuitas perseroan juga mengalami penurunan cukup dalam menjadi Rp68,86 miliar dari Rp105,18 miliar, atau turun sekitar 34,5%, antara lain akibat pencatatan ekuitas lainnya negatif.

Artikel Terkait

MYOR Bagikan Dividen Rp60 per Saham, Catat Jadwal Cum Date!

PT Mayora Indah Tbk (MYOR) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 senilai Rp1,32 triliun atau Rp60 per saham.

Adhi Commuter (ADCP) Umumkan Gagal Bayar Bunga Obligasi Jatuh Tempo

Emiten properti dan perhotelan, PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP), mengumumkan penundaan pembayaran bunga Obligasi III Tahun 2023 Seri A dan Seri B yang jatuh tempo pada Juni 2026.

NASI Tak Punya Laba, RUPST Putuskan Puasa Dividen

NASI, Wahana Inti Makmur Tbk (NASI), dividen, agen Beras, tahun buku 2025, RUPST, pada 5 Juni 2026

Populer 7 Hari

Berita Terbaru