back to top

Grup Bakrie (DEWA) Cetak Laba Rp92M, Naik 34,6% di Kuartal I-2026

Emitentrust.com -Emiten Grup Bakrie PT Darma Henwa Tbk (DEWA) pada kuartal I-2026 membukukan laba bersih sebesar Rp92,7 miliar, naik 34,6% secara tahunan (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sedangkan pendapatan sebesar Rp1,55 triliun, relatif stabil secara tahunan, meskipun terdapat dampak dekonsolidasi anak usaha pada akhir 2025.

Kenaikan laba ditopang oleh peningkatan volume waste removal serta optimalisasi kapasitas internal (in-house). Hal ini mendorong marjin laba kotor naik menjadi 17,4% dan marjin operasional menjadi 12,4%, dari masing-masing 15,6% dan 11,7% pada 1Q25.

Sejalan dengan itu, laba kotor meningkat 8,9% YoY menjadi Rp268,8 miliar, sementara laba operasional naik 4% YoY menjadi Rp192,8 miliar.

Kinerja juga tercermin dari EBITDA yang tumbuh 14,4% YoY menjadi Rp446,9 miliar, dengan marjin EBITDA meningkat ke level 28,8% dari sebelumnya 24,7%.

Secara operasional, DEWA mencatat: Volume waste removal naik 9,1% YoY menjadi 38 juta bcm. Volume in-house melonjak 35,7% YoY menjadi 29,2 juta bcm dan Volume subkontraktor turun 33,9% YoY menjadi 8,8 juta bcm

Sementara itu, produksi batubara turun 5,8% YoY menjadi 4,1 juta ton, dipengaruhi curah hujan tinggi di sejumlah proyek seperti Asam-Asam, Kintap, dan Bengalon.

Direktur DEWA, Ricardo Silaen, menyatakan bahwa di tengah tantangan penurunan volume RKAB 2026, Perseroan tetap mampu mencatatkan pertumbuhan laba yang signifikan.

Ia menegaskan bahwa DEWA akan terus meningkatkan kapabilitas operasional serta menjaga kualitas layanan kepada klien utama seperti KPC dan Arutmin.

Artikel Terkait

IHSG Ditutup Naik ke Level 6.351, DCII Tembus Rp200.000 per Saham

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan di zona hijau pada Rabu (5/8/2026). IHSG menguat 31,52 poin atau 0,50% ke level 6.351,13, didorong penguatan mayoritas sektor di tengah aktivitas perdagangan yang cukup ramai.

BEI Coret RDTX dan PDES dari Pemantauan Khusus, TGUK-SMRU Kena Kriteria Baru

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan perubahan daftar Efek Bersifat Ekuitas Dalam Pemantauan Khusus yang mulai berlaku efektif 6 Agustus 2026. Dalam pengumuman tersebut, dua emiten resmi keluar dari papan

BEI Restui Maybank Sekuritas Jadi Liquidity Provider 20 Waran Terstruktur

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan persetujuan kepada PT Maybank Sekuritas Indonesia sebagai Liquidity Provider untuk penerbitan 20 Waran Terstruktur yang akan mulai efektif diperdagangkan pada 11 Agustus 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru